BEKASI, POJOKSATU.id , Korlantas Polri dan Ditlantas Polda Metro Jaya akan melakukan pemindaian tiga dimensi terkait kecelakaan maut truk terguling di dekat halte BSI di Jalan Cut Mutia, Rawalumbu, Kota Bekasi, Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Pemindaian tiga dimensi dilakukan terhadap sejumlah titik penting di lokasi kecelakaan, mulai dari titik awal, benturan pertama, hingga posisi akhir kendaraan.
Kasubdit Tatib Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Mario Christy menjelaskan, proses penyelidikan dilakukan melalui metode Traffic Accident Analysis (TAA) dengan pemindaian tiga dimensi terhadap kondisi jalan dan kendaraan yang terlibat.
“Kami mencari bukti-bukti secara saintifik. Untuk kecelakaan lalu lintas, ada faktor-faktor yang harus kami dalami, baik kendaraannya maupun kondisi jalannya,” kata Mario di lokasi kejadian, Senin (2/11/2026).
Polisi juga menggunakan drone untuk memindai kontur dan geometri jalan guna mengetahui apakah kemiringan jalan berpotensi memengaruhi laju kendaraan.
Selain itu, tim melakukan pemindaian tiga dimensi terhadap sejumlah titik penting di lokasi kecelakaan, mulai dari titik awal, benturan pertama, hingga posisi akhir kendaraan.
Mario menyebut proses analisis masih berlangsung. Hasil pemeriksaan dari Korlantas Polri dan Polda Metro Jaya nantinya akan digabungkan untuk mendukung penyelidikan.
“Tadi kami sudah selesai di jalan, selanjutnya kami ke kendaraan. Mohon bersabar dulu karena prosesnya masih berjalan,” ujarnya.
Kecelakaan maut melibatkan truk molen terjadi di Jalan Cut Mutia, tepatnya di dekat halte Transjakarta di depan Universitas Bina Sarana Informatika (BSI), Sepanjang Jaya, Rawalumbu, Kota Bekasi, Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Enam Orang Tewas
Sebanyak enam orang tewas dan enam lainnya mengalami luka-luka akibat truk molen terguling di dekat halte BSI di Jalan Cut Mutia Kota Bekasi, Minggu (1/11/2026).
Dari daftar nama korban meninggal dan luka-luka yang beredar ternyata banyak terdapat anak-anak. Korban meninggal anak-anak ada dua orang. Sementara korban luka-luka ada 3 anak-anak.
Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Joko Sembodo dalam keterangannya, Minggu (1/11) menjelaskan kecelakaan maut itu berawal ketika truk yang dikendarai Tumija melaju dari UNISMA menuju arah Rawapanjang.
Tiba di lokasi kejadian yang merupakan turunan, truk B 9548 MV mengalami rem blong lalu menghantam halte di dekat kampus BSI di Jalan Cut Mutia, Sepanjang Jaya, Rawalumbu, Kota Bekasi.
Usai kejadian, sopir truk molen berinisial TM sudah ditangkap polisi.***





