BEKASI, POJOKSATU.id - Dua orang warga memberi kesaksian detik-detik truk molen terbalik di Jalan Cut Mutia, Rawalumbu depan Kampus BSI, Kota Bekasi, Minggu (1/11) sekitar pukul 16.30 WIB.

Truk molen diduga rem blong saat melaju dari arah turunan atau flyover, lalu oleng ke kiri dan menabrak halte Transjakarta dan kerumunan warga yang menunggu angkutan di dekat halte.

Salah satu saksi mata, Sutiman, petugas keamanan kampus BSI, Senin (2/11), mengaku melihat truk molen yang semula berada di lajur kanan tiba-tiba berpindah ke lajur kiri dalam kondisi sudah oleng sebelum menabrak halte Transjakarta.

Sutiman menyebut sempat terdengar suara ledakan dan dia langsung berlari ke dalam kampus untuk menghindari truk yang melaju ke arahnya.

“Begitu dengar ledakan ban itu, saya langsung ke dalam, lari. Nah, itu saya jarak dari jatuh ini paling semeter deh,” ujarnya.

Sutiman menyebut truk molen tersebut menabrak halte hingga sejumlah tiang roboh, termasuk tiang penanda halte.

Radiono, petugas keamanan BSI lainnya mengaku berada di dalam pos saat kejadian. Dia melihat truk sudah oleng saat di turunan.

“Dari sana [turunan] sudah oleng, terus dia ngambil posisi [lajur] kiri. Karena kebetulan di depan truk molen itu banyak mobil [di lajur kanan]. Jadi posisi kiri kebetulan kosong,” kata Radiono.

Menurut Radiono, truk kemudian menabrak warga yang sedang menunggu di halte Transjakarta.

“Keseret. Jadi begitu ini nabrak, keseret sampai kepotong. Soalnya ini ada [besi] lepas. Kan posisi [korban] duduk di situ, jadi ada yang kepalanya kena, kakinya lepas,” kata Radiono.***