POJOKSATU.id, KARAWANG – Langkah inovatif dilakukan oleh PT Century Batteries Indonesia (CBI) untuk mendukung kelestarian lingkungan. Perusahaan ini kini mewajibkan setiap karyawan yang pensiun untuk menanam pohon di kawasan Pegunungan Sanggabuana, Karawang, Jawa Barat.
Kebijakan ini merupakan bagian dari program konservasi karbon dan pelestarian pohon langka yang dijalankan PT CBI bekerja sama dengan Sanggabuana Conservation Foundation (SCF). Salah satu fokus utama mereka adalah pelestarian pohon Saninten (Castanopsis argentea), tanaman asli Indonesia yang kini masuk dalam daftar merah IUCN sebagai spesies terancam punah (Endangered).
Direktur PT CBI, Wawan Sukoco, menjelaskan bahwa pihaknya menargetkan penanaman 1.000 pohon Saninten setiap tahun di hutan Pegunungan Sanggabuana. Program ini melibatkan Sanggabuana Wildlife Ranger — tim konservasi yang dibentuk SCF bersama masyarakat setempat — untuk menginventarisasi dan memperbanyak tanaman langka ini menggunakan metode cangkok.
“Saninten tidak hanya penting bagi ekosistem hutan, tapi juga menjadi makanan alami satwa liar. Menjaga Saninten berarti menjaga rantai kehidupan di hutan Sanggabuana,” ujar Wawan saat ditemui di Pos Patroli Gabungan, Puncak Sempur, Desa Cintalaksana, Tegalwaru.
Program konservasi ini turut mendapat dukungan dari komunitas sepeda Nusantara Green, yang dikenal aktif dalam kegiatan eksplorasi alam dan kampanye pelestarian lingkungan. Selain ikut menanam pohon, komunitas ini juga menggelar edukasi lingkungan bagi karyawan PT CBI, masyarakat sekitar, dan pengunjung kawasan wisata alam Puncak Sempur.
Baca Juga: Polres Karawang Diminta Segera Proses Kasus HRD PT FCC Indonesia
Ocim, pendiri Nusantara Green sekaligus anggota Wanadri, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi yang dijalankan PT CBI dan para relawan konservasi.
“Ini langkah nyata yang patut dicontoh. Semua pihak perlu bersatu menjaga Sanggabuana. Kolaborasi seperti ini bisa jadi model pelestarian lingkungan berbasis komunitas dan perusahaan,” ungkap Ocim.
Tidak hanya berhenti pada penanaman pohon, PT CBI juga mendukung kegiatan penelitian dan pendataan keanekaragaman hayati dengan inovasi produk ramah lingkungan. Mereka tengah mengembangkan sumber energi berbasis tenaga surya dan baterai untuk menyuplai listrik perangkat penelitian seperti GPS, laptop, kamera trap, dan CCTV yang digunakan para ranger di hutan.
“Dengan teknologi ini, para ranger tetap bisa bekerja maksimal di tengah hutan tanpa merusak ekosistem,” kata Wawan.
Founder SCF, Bernard T. Wahyu Wiryanta, menyambut positif langkah PT CBI yang mendukung konservasi Sanggabuana. Ia menyebut kawasan tersebut mencakup wilayah seluas 16.500 hektare yang tersebar di empat kabupaten, yakni Karawang, Purwakarta, Bogor, dan Cianjur.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dari korporasi sangat dibutuhkan, dan CBI telah memberi contoh baik. Kami harap perusahaan-perusahaan lain juga mulai peduli,” tutur Bernard.
Baca Juga: HRD PT FCC IndonesiaTak Hadir RDP, DPRD dan Warga Karawang Merasa Dilecehkan
Menurut Bernard, kehadiran inovasi energi dari PT CBI sangat membantu kegiatan eksplorasi lapangan yang kerap terkendala sumber daya listrik.
“Dengan dukungan ini, kami bisa lebih optimal menjaga Sanggabuana. Semoga semakin banyak pihak yang ikut bergabung menjaga hutan dan keberlanjutannya,” pungkasnya. ***




