POJOKSATU.id - Musisi Raim Laode merespon tindakan penurunan spanduk besar Greenpeace Indonesia di Monumen Selamat Datang, Bundaran HI, Jakarta, Selasa, 20 Oktober 2026.
Raim Laode menyindir pemerintah yang dianggap takut dengan spanduk Greenpeace, padahal yang kata-kata terpampang nyata itu keadaan Indonesia saat ini.
"Tangani Krisis Iklim, Turunkan Biaya hidup!"; "Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah, Apa Kerja Pemerintah?" Demikian isi spanduk itu.
Spanduk yang dipasang oleh aktivis perempuan di Greenpeace menarik simpati publik. Namun, tak bertahan lama langsung diturunkan dan beberapa orang diamankan.
"Sama spanduk takut, sama Allah tidak takut," sindir pelantun lagu 'Komang' itu di laman Instagram-nya.
Penyanyi kelahiran 28 April 1994 ini mengucapkan terima kasih kepada Greenpeace atas aksi damai.
"Terima kasih @greenpeaceid sudah buat kita tetap waras di antara kabut dan asap," sambungnya.
Terkhusus pemimpin negeri ini, Raim mengingatkan tentang amanah untuk rakyat.
"Untuk kamu yang sedang menjabat, kursi nyaman yang kamu tempati akan berganti berapa tahun kedepan," tulisnya.
"Tapi namamu akan tetap dikenang, silahkan pilih mau dikenang sebagai pemimpin seperti apa. Tolong jangan ganti marah ini menjadi malu," tegasnya.
Seperti diketahui, Greenpeace Indonesia menggelar aksi ini dalam rangka dua tahun -pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Merayakan 2 tahun pemerintahan PraGib dengan berbagai huru-hara yang terjadi di negara ini. Hari ini (20/10) Greenpeace Indonesia menggelar aksi damai di kawasan Bundaran Hotel Indonesia," keterangan Greenpeace di laman resmi Instagram mereka.
Greenpeace mendesak pemerintah agar lebih serius menangani krisis iklim yang kian mengancam kualitas hidup masyarakat Indonesia, terutama soal kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Btw langitnya belum biru nih guys, masih ada asap," sambung Greenpeace.
Sementara itu, Greenpeace juga mengabarkan, para aktivis yang sempat diamankan pihak berwajib usai memasang spanduk akhirnya dibebaskan.
Mereka memastikan akan terus bergerak agar suara rakyat bisa didengar.
"Terima kasih untuk semua yang telah mendukung aksi damai ini. Perjuangan belum selesai. Saatnya terus bersuara, mengawal isu yang kita perjuangkan, dan memastikan suara rakyat tidak diabaikan. Jangan biarkan perjuangan kawan-kawan berhenti sampai di sini," keterangan Greenpeace. ***





