POJOKSATU.id - Artis dan public figure Indonesia mulai peka dengan kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan memanfaatkan media sosial untuk bersuara. Sayangnya, tak semuanya berjalan mulus, ada yang terkena shadow ban hingga dituding dengan berbagai hal.

Nama-nama seperti penyanyi Andien, presenter Hesti Purwadinata, selebgram Tasya Farasya hingga YouTuber Windah Bersaudara mengungkapkan hal tersebut.

Berikut, pengalaman para artis yang bersuara lantang tentang karhutla dan tantangan yang mereka hadapi;

1. Andien

Lewat Threads Instagram, awalnya, Andien memuat tentang asap karhutla yang telah sampai Jakarta dan membuat anaknya sulit tidur.

"Benar nggak sih asap karhutla sudah sampai Jakarta? Tiap hari pantau index kualitas udara buruk banget. Terus anakku yang pertama tuh sensitif banget hidung dan sistem pernafasannya," ungkapnya.

"Dia semalaman enggak bisa tidur karena susah nafas huhu, ada yang begini juga?," tulisnya.

Tak lama kemudian, Andien mengabarkan aslinya menyebarkan kondisi karhutla di Kalimantan di Instagram Story mendadak kena shadow ban.

"Kayaknya kena shadow ban di Instgram karena repost-repost karhutla tiada henti Mau promo in video klip baru tapi viewersnya drop," jelasnya.

Namun, dia tak berhenti. Bahkan, dia melaporkan kondisi real di lapangan lewat timnya yang ada di lokasi.

"Mereka laporan tentang keadaan yang sangat mengkhawatirkan untuk kelompok rentan (yes, we’ve seen it everywhere). Terutama waktu teamku di sana bagi-bagiin air bersih, mereka cerita bahwa ada tiga anak yang meninggal karena diare karena di sana airnya keruh dan kotor sekali," bebernya.

Bersama Andien Foundation dan Kawan Puan, dia memutuskan untuk menggalang dana untuk anak-anak, ibu, lansia, dan kelompok rentan korban Karhutla.

2. Tasya Farasya

Dia merepost berbagai kondisi karhulta di Kalimantan. Namun, kena shadow ban.

"Oh gitu caranya mainnya shadow banned yah kalau speak up," tukasnya di Threads.

Namun, dia tetap bergerak, salah satunya akan membuat posko bantuan. "Bismillah semoga lancar pembuatan posko bantuan ruang aman asap di Kalimantan," ungkapnya.

Tasya juga menegaskan, tak peduli tudingan netizen, karena bersuara soal karhutla murni tanpa tujuan lain.

“Apapun yang aku lakukan, semuanya berangkat dari niat yang tulus. Aku melakukan ini karena aku peduli, bukan demi mendapatkan pengakuan atau persetujuan darimu. Kalau menurutmu itu tetap menunjukkan bahwa aku tidak peka, terserah. Kamu berhak punya pendapatmu sendiri," tegasnya.

3. Hesti Purwadinata

Dia rutin merespost kondisi karhutla di Instagram Story-nya. Dan, murka melihat ada postingan yang kena shadow ban yang diduga dilakukan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi)

"Apaan sih jahat banget. Yang info karhulta katanya banyak yang kena banned ya, kok gitu sihhhh. Judol yang di banned, berita benar malah di shadow ahh," tandasnya.

Sama seperti yang lain, Hesti terus bergerak, salah satunya lewat penggalangan donasi untuk warga terdampak karhutla, melalui @sekolahrelawan.

"Kita mungkin nggak bisa hadir langsung di sana, tapi kita bisa ikut membantu dari sini. Sekecil apa pun bantuan yang kita berikan, semoga bisa menjadi sedikit harapan untuk mereka. Mari bantu. Mari peduli. Karena untuk mereka, bantuan kecil dari kita bisa berarti besar," tulisnya.

4. Jefri Nichol

Aktor yang satu ini selalu lantang menyuarakan berbagai persoalan nasional yang bersinggungan dengan pemerintah, termasuk karhutla. Dia juga menyentil Kemkomdigi atas banyaknya shawdow ban.

"Si paling kalian memang @kemkomdigi," tulisnya di Threads.

5. Fiersa Besari

Musisi ini mengingatkan, seharusnya berita soal karhutla jangan dibatasi apalagi kena shadow ban.

"Tidak ada manusia yang semestinya menghirup asap sebanyak itu. Tidak ada anak-anak yang seharusnya terkena ispa. Tidak ada yang mau bertanggung jawab sampai hari ini. Kebakaran hutan masih terjadi. Sebarkan beritanya, bukan apinya. Padamkan apinya, bukan beritanya," ungkapnya di Threads.

6. Windah Basudara

YouTuber ini harus mendapatkan serangan cukup banyak dari netizen buzzer setelah lantang bersuara soal karhutla. Bahkan, rekeningnya diutak atik tanpa izin.

"Gua udah kayak kriminal, terkening gua di korek-korek. Di level tertentu rekening sampai dikorek-korek, gimana gua enggak marah coi," ujarnya.

"Mereka punya akses lihat transaksi kalian semua dan dicari-cari kesalahan di situ, duit hasil kerja keras gua dikorek-korek," kesalnya.

Dia menekankan kritikannya bukan karena benci Presiden Prabowo, melainkan pemerintahan negeri ini secara umum.

"Bukan benci Pak Prabowo, gua benci pemerintah Indonesia, gua bayar pajak miliran setahun, pajak kita dibuat gitu-gitu, gua akan melakukan pemberontakan kalau ada bukti fakta di Kalimantan lahan kebakaran dijadikan sawit," tukasnya.

"Gua akan melakukan pemberontakan, gua akan bacot, gua kesal," sambungnya.

Di kolom komentar Instagram-nya, Windah juga dituding dibayar seteru Prabowo saat Pemilu 2024, Anies Baswedan.

"As* bela hutan dan hewan (dituding) dibayar mafia, dibayar Anies. Tapi gue akui buzzer ini lumayan research, mereka tahu gua enggak buka saweria," tulisnya.

Dia juga heran soal buzzer yang bertindak massal. "Ini distribusi uangnya darimana ya, jangan bilang ada distribusi pajak yang selama ini kita bayar, buat buzzer-buzzer ini f*ck lah," pungkasnya.

7. Jerome Polin

Dia juga kerap bersuara soal karhutla, namun beruntungnya dia tak kena shadow ban. Diapun memberikan tips menghindari itu.

"Aku bersyukur IG story ku enggak kena shadow ban meskipun ngomongin kebakaran dan situasi negara saat ini. Aku enggak tau pasti caranya, tapi kalau aku liat pola dan pelajari, pakai template "add yours" bisa ngeboost views," jelasnya di Threas.

"Dan kalau storynya banyak interaction kayak likes, comments, atau shares, itu bakal ngeboost juga. Karena algoritma mikir kontennya bagus, jadi ada chance diboost. Itu yang aku pelajari sejauh ini polanya. Hope it helps!," tuturnya.

Jerome mengajak semua pihak agak terus semangat bersuara soal karhutla.

"Kita lawan shadow ban guys! Ayo terus bersuara dan raise awareness sampe semua orang sadar how chaos is the situation right now. Rakyat bantu rakyat!," ajaknya. ***