POJOKSATU.id- Komedian Wendi Cagur mengungkapkan pengalaman tak mengenakkan setelah menyuarakan keresahan terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Melalui unggahan Instagram pada Senin, 19 Oktober 2026, Wendi Caguur mengaku akses orang lain untuk melihat ulang unggahan yang dibagikannya melalui Instagram Story perlahan terasa sangat dibatasi.
Wendi menyampaikan hal itu setelah sebelumnya mengunggah kritik terkait penanganan karhutla.
Dia heran dengan kejadian ini. Karena, dirinya hanya ingin menyampaikan keresahan dan memberikan suara terhadap persoalan yang menjadi perhatian publik.
“Semenjak gue speak up tentang karhutla kemarin, gue baru sadar ternyata perlahan akses orang lain melihat apa yang gue repost di InstaStory gue ternyata sangat-sangat dibatasi,” tulis Wendi.
Wendi juga membandingkan situasi itu dengan konten dan komentar terkait judi online serta pinjaman online yang, menurut pengamatannya, masih marak di media sosial.
“Padahal kan gue cuma menyampaikan apa yang menjadi keresahan gue. Cuma bersuara kecil tentang kondisi yang jadi concern gue. Masa bersuara tentang karhutla enggak boleh?” tulisnya.
Dia melanjutkan, “Sementara konten-konten dan komen-komen judol dan pinjol masih merajalela. Kok bisa?”.
Setelah mengungkapkan keresahannya terkait akses Instagram Story, Wendi mengajak masyarakat untuk tetap menyuarakan kepedulian terhadap karhutla.
Menurutnya, suara publik perlu terus disampaikan setidaknya sampai penanganan bencana tersebut benar-benar selesai.
“Buat teman-teman yang lain jangan berhenti bersuara, ya. Minimal sampai bencana ini benar-benar selesai ditangani. Fighting!” imbaunya.
Sebelumnya, Wendi telah mengunggah pesan kepada masyarakat dan pemerintah terkait dampak karhutla.
Dalam unggahan awalmya, dia menyampaikan dukungan kepada warga yang terdampak kebakaran hutan. Ia berharap mereka mendapat kekuatan dan perlindungan di tengah situasi yang dihadapi.
“Buat semua teman-teman yang terkena dampak kebakaran hutan, semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan perlindungan. Stay safe, ya,” tulisnya.
Wendi juga menyampaikan seruan kepada pemerintah daerah dan pemerintah pusat agar lebih serius menangani persoalan tersebut.
“Dan buat pemerintah daerah, terutama pusat, tolong!” tegasnya.
Tak hanya itu, Wendi turut menyoroti pihak-pihak yang mengambil keuntungan dari bencana, terutama mereka yang sengaja membakar hutan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
“Semoga Allah SWT mengampuni kalian. Meski jujur gue berat untuk menerima perbuatan kalian. Terutama buat kalian yang membakar hutan dengan sengaja buat kepentingan pribadi atau sebagian golongan! Semoga Allah SWT mengampuni gue. Aamiin Allahumma aamiin,” tulis Wendi. ***





