POJOKSATU.id - Presenter Ruben Onsu mengungkapkan kisah di balik keputusannya mengadopsi anak laki-laki bernama Thayaka Putra Onsu.

Ruben meyakini pertemuannya dengan Thayaka merupakan bagian dari rencana Allah, terlebih proses tersebut berlangsung ketika dirinya tengah menjalani sidang hak asuh anak.

Di balik kehadiran anggota keluarga baru itu, Ruben juga menyampaikan pesan menyentuh untuk kedua putrinya, Thalia dan Thania. Dia menegaskan, kehadiran Thayaka tidak akan mengurangi rasa sayangnya kepada mereka.

“Thania, Thalia, kalian anak-anak hebat. InsyaAllah ada waktunya kita bertemu. Tidak ada berkurang rasa sayang Ayah buat kalian,” ujar Ruben dilansir dari YouTube Just Ruben.

Host 'Brownis' ini menyebut perjalanan tersebut sebagai bagian dari kisah cintanya untuk kedua putrinya. Ruben pun berharap Allah mempertemukan mereka kembali pada waktu yang tepat.

“Ini perjalanan cinta Ayah untuk kalian. Mudah-mudahan Allah bisa mempertemukan kita. Kalau Allah sudah berkehendak,” tuturnya.

Ruben mengaku tidak pernah secara khusus merencanakan untuk mengadopsi anak laki-laki lagi. Ia percaya pertemuannya dengan anak-anak yang kini menjadi bagian dari hidupnya merupakan sesuatu yang telah diatur oleh Allah.

“Tidak ada alasan khusus mengadopsi anak laki-laki karena saya tidak pernah terpikir. MasyaAllah-nya, Thayaka lahir di bulan Maret, anak saya Onyo (Bertrand Peto) juga lahir di bulan Maret. Thalia dan Thania sama-sama bulan Juni, jadi sama-sama spesial buat saya, Maret dan Juni,” ungkapnya.

Ruben juga menyebut Thayaka sudah terbiasa melihat Thania dan Thalia melalui foto. Ia mengaku kini tidak lagi terlalu banyak menggantungkan harapan pada rencana yang dibuatnya sendiri, melainkan menyerahkan perjalanan hidupnya kepada Allah.

Berawal dari Bayi yang Ditemukan dalam Kondisi Memprihatinkan

Di balik keputusan mengadopsi Thayaka, ada kisah yang melibatkan aktivis sosial Melanie Subono. Melalui Rumah Harapan, Melanie membantu merawat bayi yang ditemukan dalam kondisi memprihatinkan ketika usianya baru sekira dua hari.

Melanie angkat bicara dan memberikan penjelasan, setelah banyak tudingan ke Ruben soal adopsi anak cowok lagi.

Melanie mengisahkan, saat itu tengah berbincang dengan Ruben mengenai program kerja sama sosial. Di tengah percakapan, tim Rumah Harapan berkali-kali menghubunginya untuk melaporkan kondisi bayi tersebut.

Informasi itu menarik perhatian Ruben. Melanie mengungkapkan, temannya itu kemudian mengajukan diri untuk mengadopsi Thayaka setelah kondisi bayi itu membaik.

“Thayaka umur dua tiga hari, tali pusat belum benar-benar bersih (saat ditemukan), enggak ada yang klaim juga. Gua cukup picky memilih adopter (orang tua asuh). Terlepas dari apa pun itu kata orang, yang saya tahu Ruben orang baik, dia sayang anak-anak,” jelasnya.

Melanie mengatakan, proses penyerahan Thayaka dilakukan setelah sejumlah dokumen yang diperlukan diurus.

“Kami urus beberapa surat yang perlu diurus, kami serahkan Thayaka ke Ruben menjadi bagian dari keluarga dia,” sambungnya.

Meski telah menyerahkan pengasuhan Thayaka kepada Ruben, Melanie menegaskan dirinya tidak lepas tangan. Ia tetap memantau tumbuh kembang anak tersebut dan memastikan Ruben memberikan perawatan yang layak.

“Gua bukan lepas tangan, gua monitor, gua bisa dadakan ngecek Ruben, kayak orang sidak ke Ruben, anytime ngecek keadaan Thayaka, dia open,” ujarnya.

Melanie bahkan menegaskan siap mengambil kembali Thayaka jika Ruben Onsu tidak merawat bayi itu dengan baik. ***