Bogor, POJOKSATU.id - Benar kata pepatah jika ingin tujuan terwujud dengan baik, maka tergantung pada kematangan dari perencanaan yang dipersiapkan.

Kunjungan kerja atau Tour of Duty kedua yang diselenggarakan di SIT Al Madinah berjalan dengan baik.

Hadir pada kegiatan ToD II Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika, S.T., M.Si., anggota DPRD dari Komisi IV Wasto S.Hut., M.Pd, Ketua BMPS Jabar, Dr. Agus Sriyanta M.Pd., beserta pengurus DPW Provinsi Jabar, para ketua DPD Kota Bogor, Kabupaten Bogor dan Kota Depok serta para undangan para penyelenggara pendidikan swasta yang berada di wilayah Kota Bogor, Kabupaten Bogor dan Kota Depok. Serta para sponsor utama kegiatan.

Dalam raker dengan pemateri utama Ketua Pengawas Drs. Bambang Sutrisno MM., Ketua Bidang Organisasi dan Kerjasama Endang Imam, S.H. dan Ketua Umum BMPS JABAR.

Bambang menjelaskan selama menjadi Ketua BMPS dua periode, ternyata setiap Gubernur berbeda kebijakan pada keberadaan sekolah swasta.

Kebijakan Gubernur Ahmad Heryawan itu paling besar perhatiannya pada sekolah swasta dan dengan cepat menaikkan angka partisipasi kasar masyarakat Jawa Barat.

Sementara saat ini tidak bisa dipungkiri, kebijakan yang ada seolah olah meniadakan peran yayasan.

Contoh di lapangan murid SMA/SMK yang seharusnya secara ideal berjumlah 36 per kelas ternyata sekarang berjumlah 46 siswa per kelas.

Endang Imam menyoroti dari sisi hukum. Di mana undang undang yang ada tidak memperkuat keberadaan sekolah swasta.

Pertanyaan retorik dari Pak Endang Imam apakah mereka akan menjalankan sesuai UU Pendidikan sementara mereka secara UU otonomi pemerintahan berada di bawah Kementerian Dalam Negeri.

Sementara Ketua Umum BMPS Jabar menyampaikan agar sekolah swasta Memperkuat Kemandirian dan Daya Juang Sekolah Swasta dengan 7 pilar Kemandirian Akademik, Kemandirian Finansial, Kemandirian Tata Kelola, Daya Juang Kolektif, Strategi Menghadapi Perubahan Kebijakan, Daya Saing Lulusan dan Ketahanan Institusi.

Dari masing-masing pilar itu mengandung nilai nilai perjuangan yang harus diwujudkan secara profesional oleh penyelenggara pendidikan swasta.

Ketua Pelaksana ToD jilid 2, Achmad Sofyan menyatakan tidak sia-sia melakukan beberapa kali pertemuan dengan panitia termasuk panitia dari DPD Kota Bogor dan Depok karena dua kegiatan yaitu Raker Yayasan dan DPW Jawa Barat serta pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial dapat terlaksana dengan baik.