POJOKSATU.id - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menegaskan agar seluruh perguruan tinggi segera memperkuat transformasi pendidikan sekaligus mengakselerasi pembangunan berbasis sains dan inovasi teknologi.

Pesan penting mengenai penguatan peran akademik ini disampaikan Menteri Brian saat menghadiri pertemuan Majelis Dewan Guru Besar Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (MDGB-PTNBH) di ITB, Jumat 21 November 2025.

Dalam arahannya, ia menekankan bahwa perguruan tinggi memegang peran vital dalam mendorong reindustrialisasi nasional guna menghasilkan berbagai inovasi strategis bagi ekonomi negara.

Baca Juga: Transfer Pusat Berkurang Rp300 Miliar, Supian Suri Terpaksa Tunda Pembangunan MAN 1 Depok

"Kita ingin negara kita menjadi sejajar dengan negara maju yang mempunyai pertumbuhan 8%. Maka, kita butuh reindustrialisasi. Kita butuh bangkitnya industri-industri kita, majunya industri-industri kita. Pelopor dari semua itu adalah perguruan tinggi," ujar Menteri Brian.

Mengambil tema transformasi pendidikan di era kecerdasan buatan, forum ini menjadi wadah strategis bagi para guru besar untuk menyamakan arah kebijakan akademik dengan kebutuhan pembangunan nasional.

Mendiktisaintek menilai pemanfaatan AI atau kecerdasan buatan kini menjadi kebutuhan mendesak dalam ekosistem pendidikan tinggi, mulai dari riset, metode pembelajaran, hingga penciptaan inovasi baru.

Baca Juga: Banjir dan Longsor di Vietnam, 41 Orang Tewas, 9 Diantaranya Belum Ditemukan

Namun, Menteri Brian mengingatkan bahwa adopsi teknologi ini harus dibarengi pemahaman kritis agar tidak menggerus kemampuan analisis mahasiswa, salah satunya lewat evaluasi yang memacu higher-order thinking skills.

"AI memang sangat powerful. Tetapi untuk orang-orang yang tidak mengerti dengan AI, dia akan terjebak dan dikendalikan AI. Sehingga dia tidak mampu berpikir kritis, berpikir analitis, dan tidak berkembang," jelas Menteri Brian

Sebagai langkah implementasi, Menteri Brian mengajak setiap kampus untuk memahami praktik dasar penggunaan AI yang optimal serta saling berbagi pengalaman pengembangannya.

Baca Juga: Hadapi Stunting dan Food Waste, Mahasiswa UGM Luncurkan SIKE, Dapur Pintar Berbasis AI

"Kita perlu mempelajari basic practices, integrasi, dan optimalisasi AI untuk pembelajaran di kampus-kampus. Saya rasa menarik kalau setiap kampus bisa sharing best practices-nya antara satu dengan lain sehingga bisa saling mengetahui," tutup Menteri Brian.

Pemerintah berharap melalui kolaborasi riset dan pemanfaatan AI yang tepat, perguruan tinggi mampu menjadi motor penggerak perubahan yang membawa kemajuan berkelanjutan bagi masa depan bangsa.***