JAKARTA, POJOKSATU.id - Jagat media sosial mendadak heboh setelah mendapati akun Nadiem Makarim berubah haluan menjadi milik Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia (RI), Abdul Mu'ti.

Akun Nadiem Makarim mulai Selasa, 13 Oktober 2026 berubah menjadi @mendikdasmen dan disertai pengumuman reaktivasi akun tersebut.

"Selamat datang di akun resmi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Akun ini sebelumnya merupakan akun resmi Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, dan kini bertransformasi menjadi kanal komunikasi resmi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah," jelas akun itu.

"Melalui akun ini, kami akan berbagi informasi, kegiatan, dan perkembangan pendidikan dasar dan menengah di Indonesia," demikian pengumuman itu.

Sontak reaktivasi ini mengundang kritikan netizen. Pasalnya, Abdul Mu'ti telah memiliki akun pribadi sendiri di @abe_mukti.

Kali terakhir akun Nadiem aktif pada Oktober 2024 tak lama setelah dirinya harus menghadapi kasus hukum korupsi pengadaan Chromebook.

Sejak itu, Nadiem tak lagi memiliki akun pribadi, melainkan tim kuasa hukum membuka akun baru @nadiemmakarim, yang mengunggah berbagai perkembangan kasus tersebut.

Netizen pun ramai mengomentari perubahan akun Nadiem menjadi Mendikdasmen.

"Ini kan akun Pribadi Pak Nadiem kok diubah jadi akun Lembaga?," tanya akun @indradia***.

"Kok saya merasa tidak etis kali ya kalau akunnya orang terus dialihkan bgini, aplg kita ini dalam dunia Pendidikan," sambung @gu_ruka***.

"Lah kocak akun pak Nadiem bisa diakuisisi begini, wkwkwk gokil-gokil auto unfollow," komen @albert***.

"Hah ini akun Nadiem padahal. Langsung berasa aneh knapa tiba2 aku follow akun pemerintahan yang enggak jelas sekarang," komen @fifi_ika***.

Tak hanya menyoal itu, kolom komentar akun itu juga diisi tentang pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) September yang tak kunjung selesai.

"Mohon maaf, Bapak, kami butuh penjelasan, kenapa TPG September kami tidak kunjung dicairkan? Dan apakah yg Oktober juga bakal cair tepat waktu, mengingat ini sudah pertengahan bulan Oktober?, desak @Yulfiy.sa***.

Sementara itu, akun @mendikdasmen sejak awal dibuat telah memuat 800 postingan, 1,7 follower dan mengikuti 38 akun. ***