POJOKSATU.id - Operasi Zebra Maung 2025 yang dijalankan Polres Lebak memasuki hari kedua pada Selasa (18/11).
Dengan lokasi pengawasan difokuskan di sekitar Jembatan Dua, Rangkasbitung. Area tersebut menjadi titik jalur padat yang kerap dipenuhi arus kendaraan dari berbagai arah.
Kegiatan razia dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Lebak, AKP Liska Oktavima, bersama sejumlah personel Satlantas.
Baca Juga: Fakta Seputar Proses Pencairan TPG yang Jarang Dijelaskan ke Guru! Ini Mekanisme Sebenarnya
Dalam operasi ini, petugas melakukan pemeriksaan kepada para pengendara sekaligus memberikan peringatan bagi pengemudi yang berpotensi melakukan pelanggaran.
AKP Liska menjelaskan bahwa Operasi Zebra Maung tidak hanya ditujukan untuk menindak pelanggaran.
Tetapi juga meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keselamatan berkendara. Ia menegaskan tujuan utama kegiatan ini.
Baca Juga: UIN Jakarta Masuk 42 Kampus Terbaik Indonesia, Kuasai Peringkat Asia dan Bidang Studi Dunia
“Operasi menekan pelanggaran dan lebih meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas,” ujarnya, dilansir pojoksatu.id dari radarbanten.co.id Selasa (18/11/2025).
Selain penindakan, operasi juga mengedepankan langkah-langkah edukatif dan preventif agar masyarakat memahami pentingnya mengutamakan keselamatan di jalan.
AKP Liska menambahkan bahwa pendekatan yang digunakan bukan semata-mata represif.
Baca Juga: SKP dan RHK Menentukan Besaran TPP ASN, Ini Penjelasan Regulasi Nasional dan Daerah
Ia menutup penjelasan dengan harapan bahwa masyarakat Lebak semakin membangun kesadaran kolektif dalam berkendara.
“Harapannya ke depan semoga masyarakat semakin sadar akan tertibnya berlalu lintas karena tertibnya berlalu lintas merupakan cerminan budaya bangsa,” tambahnya.
Operasi Zebra Maung 2025 akan terus berlanjut hingga masa pelaksanaan berakhir di akhir November mendatang.***


