Kabupaten Bandung, POJOKSATU.id - Bupati Bandung, Dadang Supriatna (KDS), mengajak masyarakat bermusyawarah mencari solusi atas persoalan banjir yang kerap melanda wilayah tersebut, termasuk dampaknya terhadap kegiatan belajar mengajar di SD Bojongasih.

Dadang mengakui persoalan tersebut belum tuntas dan Pemkab Bandung terus berupaya mengurangi dampaknya.

“Persoalan banjir di desa ini belum tuntas. Solusinya ada dua, apakah pindah atau tetap di sini? Kalau pindah, kita upayakan bagaimana caranya. Kalau tetap di sini, berarti harus ada upaya,” kata KDS.

KDS juga menyoroti SD Bojongasih yang kerap terdampak banjir. Menurutnya, sekolah harus dipindahkan namun lokasinya tidak terlalu jauh dari Kampung Bojongasih.

Karenanya Ia meminta Camat Dayeuhkolot, Asep Suryadi berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk membuat kajian agar tidak terjadi hambatan dalam hal pendidikan.

Apabila warga memilih bertahan, dan salah satu upaya yang dikaji adalah peninggian jalan, dengan tetap mempertimbangkan kondisi permukiman warga. KDS meminta Pjs Kepala Desa beserta jajaran mendiskusikannya bersama masyarakat.

“Air pasti ada saat musim hujan, tapi minimal berkurang. Ini harapannya. Saya berharap ada musyawarah mufakat di wilayah Desa Dayeuhkolot,” ujarnya.