POJOKSATU.id — Banyak orang memilih parfum hanya berdasarkan aroma yang tercium saat pertama kali disemprotkan.

Padahal, aroma pertama tersebut hanyalah sebagian kecil dari keseluruhan karakter sebuah parfum.

Dalam dunia parfum, setiap wewangian dirancang menggunakan struktur aroma yang terdiri atas top notes, middle notes, dan base notes.

Ketiga lapisan aroma ini bukan sekadar istilah pemasaran, melainkan disusun berdasarkan perbedaan kecepatan penguapan setiap molekul penyusun parfum.

Baca Juga: Cek 4 Rekomendasi Laptop untuk Pelajar 2026, Performa Andal untuk Belajar hingga Kelas Online

Setiap bahan memiliki berat molekul yang berbeda sehingga ada aroma yang langsung tercium sesaat setelah disemprotkan, ada yang muncul beberapa jam kemudian, hingga ada yang bertahan paling lama di kulit maupun pakaian.

1. Top Notes, Aroma Pertama yang Memberikan Kesan Awal
Top notes merupakan aroma pembuka yang langsung tercium dalam lima hingga 20 menit pertama setelah parfum digunakan.

Aroma ini menjadi kesan pertama yang dirasakan seseorang ketika mencium parfum.

Karakter top notes umumnya ringan, segar, dan mudah menguap.

Karena sifatnya tersebut, aroma pembuka biasanya tidak bertahan lama.

Baca Juga: Jangan Cuma Fokus SKD! Ini 5 Tahapan Seleksi STAN yang Wajib Dilewati Calon Taruna, Banyak Peserta Gugur di Tengah Jalan

Beberapa bahan yang sering digunakan sebagai top notes antara lain bergamot, lemon, grapefruit, mint, green tea, serta lavender.

2. Middle Notes, Jantung dari Sebuah Parfum
Setelah top notes mulai memudar, aroma berikutnya yang muncul adalah middle notes atau heart notes.

Lapisan ini menjadi karakter utama yang menentukan identitas sebuah parfum.

Middle notes umumnya mulai tercium setelah sekitar 20 hingga 30 menit dan dapat bertahan selama dua hingga empat jam.

Bahan yang sering digunakan pada lapisan ini antara lain jasmine, rose, orange blossom, cardamom, cinnamon dengan karakter ringan, hingga tea accord.

Baca Juga: Gerhana Matahari Total Terlama Segera Terjadi, Siang Berubah Gelap Lebih dari 6 Menit

3. Base Notes, Aroma Penutup yang Paling Tahan Lama
Base notes merupakan lapisan terakhir yang muncul sekaligus berfungsi mempertahankan ketahanan parfum.

Aroma ini mulai terasa sekitar 30 hingga 60 menit setelah pemakaian dan dapat bertahan hingga belasan jam, tergantung konsentrasi parfum serta kondisi kulit.

Beberapa bahan yang umum digunakan sebagai base notes meliputi sandalwood, cedarwood, vetiver, amber, musk, patchouli, dan vanilla.

Baca Juga: Patroli Gabungan TNI-Polri Sisir Tiga Kecamatan di Karawang, Miras dan Kerumunan Pemuda Jadi Sasaran

Agar lebih mudah dipahami, struktur parfum dapat diibaratkan seperti sebuah lagu.

Top notes adalah bagian pembuka atau intro, middle notes menjadi bagian utama lagu, sedangkan base notes merupakan penutup yang meninggalkan kesan paling lama.

Aroma Parfum yang Cocok untuk Cuaca Indonesia
Indonesia memiliki iklim tropis dengan suhu yang relatif panas dan tingkat kelembapan cukup tinggi.

Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Alami Peningkatan Erupsi, BPBD Minta Nelayan Jauhi Lokasi Radius 5 KM

Dalam kondisi tersebut, aroma parfum tertentu akan terasa lebih nyaman dibandingkan aroma yang terlalu manis atau berat.

Berikut beberapa karakter aroma yang direkomendasikan.

1. Citrus
Aroma citrus menjadi pilihan paling aman untuk digunakan sehari-hari karena memberikan kesan bersih, segar, dan tidak mudah terasa menyengat saat cuaca panas.

Beberapa contoh aroma citrus antara lain bergamot, lemon, mandarin, dan grapefruit.

2. Green atau Tea
Karakter green dan tea juga sangat cocok digunakan di daerah tropis karena memberikan sensasi sejuk dan alami.

Aroma yang termasuk kategori ini antara lain green tea, bamboo, matcha, serta fig leaf.

Baca Juga: Identitas Lengkap 7 Orang Diamankan OTT KPK Langkat, Plt Kadisdik hingga Eks Anggota DPRD Sumut

3. Aquatic atau Marine
Bagi yang menyukai kesan seperti baru selesai mandi, aroma aquatic atau marine dapat menjadi pilihan menarik.

Kelompok aroma ini biasanya terdiri atas sea salt, marine accord, water notes, maupun ocean accord yang terasa ringan dan nyaman digunakan pada siang hari.

4. Aromatic
Jenis aromatic menawarkan kesan rapi, bersih, dan profesional sehingga banyak digunakan pada parfum untuk aktivitas kerja maupun perkuliahan.

Contohnya adalah lavender, rosemary, sage, dan basil.

5. Woody Ringan
Aroma woody tidak selalu identik dengan kesan berat. Jika dipadukan dengan citrus atau musk, aroma cedar, vetiver, maupun sandalwood justru terasa elegan dan tetap nyaman digunakan di iklim tropis.

Baca Juga: Bandara Husein Sastranegara Bersiap Beroperasi Kembali, InJourney Percepat Sejumlah Persiapan

Aroma yang Sebaiknya Tidak Terlalu Dominan Saat Siang Hari

Meski memiliki penggemar tersendiri, beberapa jenis aroma cenderung terasa terlalu kuat ketika digunakan di bawah cuaca panas.

Di antaranya ialah vanilla yang sangat manis, caramel, chocolate, oud dengan karakter pekat, tobacco, rum, leather, hingga amber yang terlalu dominan.

Bukan berarti aroma tersebut kurang baik, tetapi lebih sesuai digunakan pada malam hari, di ruangan berpendingin udara, atau ketika musim hujan.

Baca Juga: Cetak Rekor di Sekar Kijang, Gus Fawait Siapkan Subsidi Bunga Pinjaman UMKM Jember pada 2027

Kombinasi Notes yang Direkomendasikan
Bagi yang sedang mencari parfum serbaguna untuk aktivitas sehari-hari di Indonesia, beberapa kombinasi berikut dapat dijadikan referensi.

Untuk penggunaan harian, perpaduan bergamot dan lemon sebagai top notes, green tea serta jasmine pada middle notes, kemudian cedar dan musk sebagai base notes mampu menghasilkan aroma yang segar sekaligus tahan lama.

Jika digunakan ke kantor atau kampus, kombinasi grapefruit sebagai top notes, lavender sebagai middle notes, serta vetiver sebagai base notes memberikan kesan profesional dan bersih.

Baca Juga: Kota Bandung Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Taekwondo Nasional, Diikuti 1.700 Atlet dari 18 Provinsi

Sementara itu, untuk suasana santai tetapi tetap elegan, perpaduan mandarin, orange blossom, sandalwood, dan white musk menjadi pilihan yang menarik.

Bagi pencinta aroma bersih seperti habis mandi, kombinasi citrus sebagai top notes, marine pada middle notes, lalu white musk sebagai base notes juga sangat cocok digunakan sepanjang hari.

Pemilihan parfum juga dapat disesuaikan dengan aktivitas yang dilakukan.

Untuk bekerja atau kuliah, aroma citrus, green tea, dan woody ringan menjadi pilihan yang nyaman.

Baca Juga: Cetak Rekor di Sekar Kijang, Gus Fawait Siapkan Subsidi Bunga Pinjaman UMKM Jember pada 2027

Aktivitas luar ruangan lebih cocok menggunakan citrus, marine, atau aromatic karena terasa menyegarkan.

Saat berolahraga, parfum dengan sentuhan citrus, mint, dan aquatic akan memberikan kesan bersih tanpa terasa berlebihan.

Sementara untuk acara malam atau makan malam bersama pasangan, aroma woody, iris, maupun vanilla dengan kadar ringan mampu menghadirkan kesan hangat dan elegan.

Adapun acara formal lebih cocok menggunakan parfum dengan karakter vetiver, cedar, atau sandalwood yang memberikan nuansa dewasa dan berkelas.

Baca Juga: OTT KPK di Langkat dan Kuansing Ternyata Bocor, Bupati Ondim Bahkan Sempat Balik Arah

Secara umum, kombinasi citrus sebagai top notes, tea atau aromatic sebagai middle notes, serta white musk dan cedar sebagai base notes menjadi salah satu komposisi yang paling sesuai untuk iklim tropis Indonesia.

Perpaduan tersebut menghadirkan aroma segar sejak awal pemakaian, tetap nyaman digunakan sepanjang hari, serta tidak mudah terasa menyengat meski cuaca sedang panas dan lembap.***