POJOKSATU.id — Tisu basah sering dianggap sebagai solusi praktis untuk membersihkan bayi, baik setelah buang air maupun saat membersihkan tangan dan wajah.
Namun, di balik kepraktisannya, ada bahaya tersembunyi yang perlu diwaspadai para orang tua.
Kulit bayi, terutama yang baru lahir, lebih tipis dan sensitif dibandingkan kulit orang dewasa.
Beberapa kandungan di dalam tisu basah ternyata dapat memicu alergi maupun iritasi.
Inilah alasan mengapa para orang tua perlu selektif dalam memilih produk yang satu ini.
Baca Juga: Penting untuk Mamah Muda, Bayi Baru Lahir Sering Begadang? Begini Cara Mengatasinya
Fakta Bahaya Tisu Basah bagi Kulit Bayi
Sebagian besar tisu basah dibuat dari kertas yang dicampur dengan cairan khusus agar terasa lembut di kulit bayi.
Namun, cairan tersebut tidak cukup untuk mengangkat kotoran dan mencegah pertumbuhan bakteri.
Karena itu, produsen sering menambahkan bahan tambahan, seperti alkohol atau sabun.
Sayangnya, tambahan bahan kimia inilah yang bisa memicu reaksi negatif pada sebagian bayi.
Baca Juga: UBSI Torehkan Rekor, Sebanyak 97 Dosen Lulus Sertifikasi Dosen 2025
Beberapa gejala alergi atau iritasi yang mungkin muncul antara lain:
- Ruam merah
- Lecet atau kulit terkelupas
- Gatal-gatal
- Penebalan kulit
- Kulit bersisik
- Bengkak di area tertentu
Baca Juga: 10.030 Pelajar di Kalsel Terima Bantuan Siswa Kurang Mampu, Pemprov Gelontorkan Rp11 Miliar
Gejala ini biasanya terlihat di jari tangan, area kelamin, bokong, atau bagian tubuh yang baru saja dibersihkan dengan tisu basah.
Jika Si Kecil menunjukkan tanda-tanda tersebut, sebaiknya hentikan pemakaian segera dan konsultasikan ke dokter.
Alternatif Aman: Membuat Tisu Basah Sendiri
Agar risiko alergi berkurang, orang tua disarankan memilih tisu basah tanpa tambahan alkohol maupun pewangi.
Selain itu, Bunda juga bisa membuat tisu basah sendiri di rumah dengan bahan-bahan sederhana.
Bahan yang dibutuhkan:
- ½ gelas air hangat
- 2 sendok teh baby oil
- 2 sendok teh sabun cair khusus bayi
- Tisu gulung secukupnya
- Wadah bersih untuk menyimpan
Baca Juga: FIX! Begini Skema KENAIKAN GAJI dan RAPELAN PENSIUNAN 2025, Apakah Cair Serentak? Kapan Jadwalnya?
Cara membuatnya:
1. Tuang air hangat ke wadah bersih.
2. Tambahkan baby oil dan sabun cair bayi, lalu aduk rata.
3. Masukkan tisu gulung yang sudah dilipat ke dalam campuran cairan tersebut.
4. Tutup wadah dan diamkan semalaman.
5. Gunakan sesuai kebutuhan, lalu pastikan wadah selalu tertutup rapat agar tisu tetap higienis.
Baca Juga: RESMI! 47 Mahasiswa Papua Terima Beasiswa Kemenag Senilai Rp1,2 Miliar, Ini Daftar Kampusnya
Dengan cara ini, Bunda bisa memastikan tisu basah yang digunakan lebih aman dan minim bahan kimia tambahan.
Bijak Menggunakan Tisu Basah
Meskipun praktis, tisu basah sebaiknya digunakan seperlunya saja.
Pilihlah produk yang ramah untuk kulit bayi dan perhatikan reaksi kulit Si Kecil setelah pemakaian.
Bila alergi disertai demam, segera periksakan ke dokter untuk memastikan penyebab dan mendapatkan penanganan yang tepat.
Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:
Versi Android
Versi iOS
Channel Whatsapp
Fanpage Edugov
Dengan langkah bijak, risiko bahaya tisu basah bagi kulit bayi dapat diminimalkan, dan kesehatan kulit Si Kecil tetap terjaga. ***




