POJOKSATU.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menegaskan bahwa pendidikan karakter menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi muda di tengah derasnya arus perkembangan teknologi dan informasi.

Penekanan tersebut disampaikan saat ia membuka kegiatan Refleksi Pendidikan Kabupaten Tangerang Tahun 2025 yang digagas oleh Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang.

Dalam sambutannya, Wabup Intan menyampaikan bahwa pendidikan tidak bisa dimaknai sebatas capaian akademik semata.

Baca Juga: KKS Tahun 2021 Cair BPNT Rp600 Ribu di Cimahi, Ini Penjelasan Lengkapnya

Menurutnya, dunia pendidikan juga memikul tanggung jawab besar dalam membentuk kepribadian, etika, serta kepedulian sosial peserta didik agar mampu menghadapi tantangan zaman yang terus berubah.

“Pendidikan tidak hanya berbicara soal akademik, tetapi juga pembentukan dan penguatan karakter, etika, dan kepedulian sosial peserta didik agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman,” tegas Wabup Intan, dikutip pojoksatu.id dari pemkabtangerang

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh.

Baca Juga: 5 Informasi Resmi untuk Guru ASN Terkait dengan Kepastian Pencairan TPG 100 Persen Tahun 2025!

Selain fokus pada mutu akademik, penguatan pendidikan karakter, literasi, numerasi, serta pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran juga menjadi perhatian utama.

“Kita ingin mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak, beretika, dan memiliki kepedulian sosial.

Karena kecerdasan tanpa karakter tidak akan membawa kemajuan yang berkelanjutan,” tambahnya.

Baca Juga: Pemkab Tangerang Sabet Juara Umum Tata Kelola Keuangan dan Aset Se-Banten 2025

Lebih lanjut, Wabup Intan menegaskan komitmen Pemkab Tangerang untuk menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif, merata, dan berkesinambungan.

Hal tersebut dilakukan seiring dengan dinamika sosial masyarakat dan perkembangan teknologi yang kian pesat.

Ia berharap forum refleksi pendidikan ini dapat dimanfaatkan sebagai ruang strategis untuk melakukan evaluasi dan menyusun langkah perbaikan ke depan.

“Refleksi pendidikan ini penting sebagai bahan evaluasi bersama. Kita melihat apa yang sudah dicapai, apa kekurangannya, dan apa kelebihan yang perlu dipertahankan serta ditingkatkan di tahun berikutnya,” imbuhnya.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan pendidikan tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja.

Baca Juga: Jelang Nataru, Disperindag Tangsel Sisir Pasar Pastikan Stok Aman dan Harga Terkendali

Sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, Dewan Pendidikan, satuan pendidikan, pendidik, orang tua, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan pendidikan di Kabupaten Tangerang.

“Tidak mungkin pendidikan maju jika berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi dan sinergi semua pihak sangat dibutuhkan agar pendidikan di Kabupaten Tangerang semakin maju dan berdaya saing,” ujarnya.

Melalui kegiatan refleksi tersebut, Wabup Intan berharap lahir gagasan dan rekomendasi konstruktif untuk memperkuat arah kebijakan pendidikan yang berorientasi pada kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.***