POJOKSATU.id, DEDDY CORBUZIER merespon tegas netizen yang mengusik agama putranya, Azka Corzbuier. Pasalnya, dikaitkan dengan kegiatannya bersama Tentara Republik Indonesia (TNI) dengan membawa sang putra di salah satu acara.
Ini berawal saat Deddy Corbuzier mengunggah video aktivitas Azka bernyanyi di salah satu acara bersama Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto.
Di postingan itu, Azka tampak santai bernyanyi bersama beberapa tentara.
Deddy pun menjelaskan tentara juga butuh hiburan terkait acara itu. Dan, niatnya suatu hari memasukkan Azka jadi tentara.
"Yes an Army can also have FUN! Anw setuju gak nih anak @azkacorbuzier Masuk jadi Tentara nanti saat usia nya sudah pas. Just info he did this in front of our Menhan @prabowo. Bapaknya yang deg-degan," tulisnya, Sabtu (4/3/2023) malam.
BACA JUGA : Giliran Fans BLACKPINK Serbu Akun Persija : Minimal Punya Stadion Sendiri Enggak Sih
BACA JUGA : Persija Vs Persib Bandung Batal Digelar di SUGBK, Suporter Bola Serang Akun Instagram BLACKPINK
Tak disangka salah satu netizen mengingatkan Deddy soal putranya yang memiliki keyakinan beda dengannya untuk jadi tentara.
"Yang pasti Azka-nya sudah masuk Islam dulu Bang Ded, baru jadi tentara Islam," komen salah satu netizen.
Hal inilah yang membuatnya kesal, karena masuk atau jadi tentara tidak ada hubungannya dengan agama.
@yusufs*** dan oknum lainnya. TNI tidak menanyakan apa agamamu, apa sukumu, apa rasmu, apa golonganmu. TNI menanyakan apa Bangsa dan negaramu. Berapa besar Jiwa NKRI mu dan PANCASILA," jelasnya.
"Jangan memecah belah bangsa kita dengan argumen bodoh menggunakan polarisasi," sambungnya.
Pria yang mendapat pangkat Letkol Tituler Angkatan Darat ini menjelaskan TNI bersama Rakyat tanpa peduli siapapun anda.
"Tapi jangan pernah mencoba mengubah NKRI atau Pancasila. Kami akan berada di paling depan menjaganya. And I mean it," tegas pria yang mualaf tahun 2019 itu.
Seperti diketahui, Deddy Corbuzier terlibat di banyak kegiatan TNI usai diberi pangkat Letnan Kolonel Tituler. Dia dipilih karena kemampuannya dalam komunikasi di media sosial untuk menyebarkan pesan-pesan kebangsaan.
Hal ini sempat memicu pro dan kontra, namun Deddy Corbbuzier memastikan tidak akan mengambil gaji dari hasil kinerjanya di TNI sebagai duta komponen cadangan (komcad). (nin/pojoksatu)
