POJOKSATU.id - Ketua Umum PSI (Partai Solidaritas Indonesia) Kaesang Pangarep tanggapi pernyataan elite PDIP terhadap Gibran Rakabuming Raka.

Sebelumnya Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP Komarudin Watubun membuat pernyataan bahwa PDIP tak memecat Gibran.

Itu dilakukan karena khawatir nanti akan muncul narasi bahwa Gibran telah didzalimi.

Baca Juga: Jawaban NP Istri Hamka Bos Travel Umroh di Koja saat Ditanya Bikin Dokter Langsung Terdiam

Hal tersebut buntut keputusan putra sulung Presiden Jokowi itu menerima pinangan sebagai cawapres Prabowo Subianto.

Kaesang menyatakan, PSI tidak ingin mencampuri urusan PDIP dengan kakaknya itu.

"Itu urusan dapur partai lain. PSI tidak ikut campur tentang itu," tegas Kaesang di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Rabu 1 November 2023.

Baca Juga: Fakta Baru, Dokter Ungkap Penyebab Istri Hamka Bos Travel di Koja jadi Linglung

Akan tetapi, Kaesang tegas menyatakan siap menerima kakaknya jika memutuskan bergabung dengan PSI.

"Oh..iya, terbuka sekali. kKan berkali-kali bilang kalau masuk ke sini sangat terbuka," ucap Kaesang.

Sebelumnya, politisi senior PDIP, Masinton Pasaribu menyinggung soal keanggotaan Gibran di PDIP usai jadi cawapres Prabowo Subianto.

Baca Juga: Terungkap Kondisi Istri Bos Travel Umroh Koja dan Anaknya saat Dievakuasi, Telapak Kaki Bikin Warga Bengong

"Kalau dia (Gibran) antar (KTA PDIP) syukur. Nggak ngantar, tidak masalah," ucap Masinton kepada wartawan di Jakarta Selatan, Minggu, 29 Oktober 2023.

Masinton lantas melontarkan sindiran yang ditujukan kepada keluarga Jokowi itu.

"Politik itu harus bermuara pada membangun keadaban, bukan sekadar jabatan dan kekuasaan." ujarnya.

"Apalagi kekuasaan dan jabatan dengan menabrak-nabrak aturan. Itu tidak benar, itu harus dilawan," sindir Masinton.

Baca Juga: Polres Karawang Tangkap 21 Tersangka Bandar Narkotika

Sementara, Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah menyatakan PDIP masih menunggu etika politik Gibran mengembalikan KTA PDIP.

"Kita tunggu niat baiknya untuk menunjukkan etika politik beliau kepada Ibu Mega dan kepada keluarga besar partai," kata Ahmad Basarah, Sabtu 28 Oktober 2023.

Sedangkan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengungkap bahwa Gibran sebelumnya telah pamit dari PDIP.

Baca Juga: Kasus dengan Afifah Riyad Belum Selesai, Muncul Pengakuan Istri Sah Tuding Selebgram Regi Nazlah Pelakor

Dengan demikian, Hasto memastikan Gibran sudah angkat kaki dari partai berlambang kepala banteng moncong putih itu.

"Sudah pamit," ucap Hasto di Hotel borobudur, Jakarta, Jumat 27 Oktober 2023.

Hasto menyatakan pihaknya sudah tidak perlu menjelaskan lagi arti dari Gibran pamit itu.

Baca Juga: Santai Dulu Yuk, Ini Manfaat Mandi Air Garam dan Risikonya Sebelum Mencoba!

Maka hal itu berarti putra sulung Presiden Jokowi itu sudah bukan lagi bagian dari PDIP.

"Kalau pamit tahu, kan, artinya? Pamit itu kan sudah gamblang," tuturnya.***