POJOKSATU.id - Selama ini ada mitos bahwa harga resale value mobil-mobil second brand Eropa, termasuk BMW, anjlok bahkan sampai mencapai 30 persen per tahun.

Namun pandangan itu dibantah Terry Tham, Operation Manager BMW Astra Used Car dalam BincangBincangMobil.

Terry menegaskan bahwa hal ini tidak bisa digeneralisasi dan diterapkan untuk semua jenis mobil brand Eropa, termasuk BMW.

"Sebenarnya resale value ada kaitannya dengan supply and demand, jika demand di market cukup tinggi maka harga resale value akan semakin tinggi dan baik," jelasnya.

Baca Juga: 4 Keunggulan LEXi LX 155, Wujudkan Impian Gen Z Berkendara Nyaman dan Aman

Sebaliknya, BMW Astra Used Car malah menemukan fakta sebaliknya.

Bahwa dari sekian banyak produk BMW, resale value BMW masih tergolong stabil.

Termasuk untuk mobil listrik yang sudah mulai tersedia dalam kondisi bekas di BMW Astra Used Car.

"Adapun resale value mengacu pada jenis bodi mobil tidak terlalu berdampak untuk BMW. Dan untuk mobil listrik memang sedang menjadi produk yang kami sedang cari polanya, untuk tahu range depresiasi yang tepat untuk mobil listrik," terang dia.

Baca Juga: Bergaya Klasik Modern, Fazzio Hybrid Connected Bentuk Ekspresi Anak Muda

Namun jika mengacu pada market saat ini, harga mobil listrik bekas BMW kurang lebih sama jika dibandingkan mobil bekas versi ICE.

"Terlebih memang mobil listrik BMW dipasarkan untuk segmen high end," papar Terry.

Menurut Terry, used car BMW memiliki segmentasi tersendiri dan sama sekali tidak mengganggu new car.

Di BMW Astra Used Car sendiri, mobil second BMW berkisar maksimal 7 tahun dengan rata-rata stok unit 3-4 tahun.

"Range cukup lebar ini membuat segmen kami lebih luas. Alhasil harga lebih affordable, apalagi untuk konsumen yang baru pertama mau masuk ke brand mobil Eropa juga jadi alternatif sebelum membeli new car," jelas Terry.

Untuk memberikan jaminan kepada konsumen, seluruh mobil BMW second yang dijual BMW Astra Used Car telah lulus pemeriksaan teknis 360 derajat.

Termasuk validasi histori perawatan menggunakan alat khusus di bengkel BMW Astra.

Mobil-mobil tersebut dipastikan bukan bekas banjir atau bekas tabrakan, memiliki jarak tempuh di bawah 60.000 kilometer, dan batas usia maksimal 7 tahun.

Baca Juga: Tampilkan Desain dan Teknologi Modern, Yamaha LEXi LX 155 Layak Naik Kelas

Tentu saja untuk value yang didapat konsumen dengan beli mobil bekas di BMW Astra Used Car makin besar dan menarik.

Seperti mobil yang masih bergaransi minimal 1 tahun, unit bebas record accident dan banjir, serta terintegrasi dengan layanan bengkel dan BMW Astra Mobile Service.

Adapun konsumen juga mendapat benefit serupa beli mobil baru BMW di BMW Astra.

Di antaranya BMW Astra Card, proses delivery menggunakan towing, mendapat perlindungan Emergency Roadside Assistance.

Terkait kemudahan transaksi beli mobil bekas BMW di BMW Astra Used Car juga disebabkan oleh bunga leasing setara mobil baru BMW.

Baca Juga: Motor Listrik Honda EM1 e: Kawal Pocari Sweat Run 2024

Jika Anda mencari mobil bekas BMW eks KTT atau event-event nasional yang menggunakan mobil BMW sebagai armada VVIP, bisa juga mengunjungi BMW Astra Used Car karena mereka memiliki stok mobil bekas tersebut dengan penggunaan kilometer sangat rendah.

Dengan pengalaman dan jam terbang tinggi, BMW Astra Used Car juga sudah tersedia di 4 lokasi, yakni Sunter, BSD, Surabaya dan Malang).

Tentu saja ini membuat BMW Astra Used Car mulai menjadi salah satu pilihan konsumen yang ingin memiliki mobil BMW tapi belum siap untuk sampai ke mobil baru-nya baik secara finansial maupun untuk coba-coba terlebih dahulu.

Semua pembahasan antara BincangBIncangMobil bersama BMW Astra Used Car ini bisa disimak di episode terbaru BincangBincangMobil bersama Aditya P Siregar, Ifan Ramadhana, dan Hafizh Fauzan.

Episode terbaru BincangBincangMobil ini bisa dinikmati di PROTV Channel yang tersedia di jaringan media yang ada di bawah naungan Promedia Teknologi Indonesia.***