JAKARTA, POJOKSATU.id - Tunggal putra Indonesia Moh. Zaki Ubaidillah berhasil menaklukkan wakil tuan rumah, Alex Lanier, dalam semifinal French Open 2026.
Bertanding di Arena Grand Paris, Sabtu (24/10/2026) malam WIB, Ubed (sapaan karib Zaki Ubaidillah) menang melalui pertarungan tiga gim dengan skor 21-16, 16-21, 21-17.
Duel Ubed vs Lanier (unggulan ke-7) berlangsung ketat nan sarat drama, selama 74 menit.
Ubed harus melewati duel ketat sebelum memastikan kemenangan pada gim penentuan dan mengamankan tempat di partai final turnamen BWF World Tour Super 750 tersebut.
Hasil ini menjadi pencapaian penting bagi Zaki yang harus menghadapi tekanan dari Lanier, pemain tuan rumah yang tampil di hadapan pendukungnya sendiri.
Hasil ini juga memperpanjang rekor pribadi Ubed yang sebelumnya mencapai semifinal Super 750 pertamanya.
Artinya, Ubed kini akan tampil di final BWF Super 750 pertama dalam karirnya, pada Minggu besok.
Ubed Amankan Gim Pertama, Lanier Paksa Rubber Game
Zaki Ubaidillah membuka pertandingan dengan kemenangan 21-16 pada gim pertama.
Hasil tersebut memberinya modal awal untuk mengendalikan jalannya pertandingan sekaligus menekan lawannya.
Namun, Lanier mampu merespons pada gim kedua.
Pebulu tangkis Prancis itu bangkit dan merebut gim kedua dengan skor 21-16, sehingga pertandingan harus ditentukan melalui gim ketiga.
Persaingan pada gim penentuan menjadi momen krusial bagi kedua pemain.
Ubed akhirnya mampu mengatasi perlawanan Lanier dan menutup gim ketiga dengan kemenangan 21-17.
Kemenangan tersebut memastikan langkah Ubed ke final turnamen berhadiah total USD 950 ribu (Rp17,1 miliar) ini.
Hasil ini sekaligus mengakhiri perlawanan Lanier di hadapan publik tuan rumah.
Menanti Tantangan di Partai Final
Keberhasilan menembus final membuka peluang bagi Ubed untuk memperebutkan gelar juara French Open 2026.
Namun, tantangan berikutnya dipastikan tidak mudah. Ia akan menghadapi pemenang duel Christo Popov (Prancis) lawan Hu Zhe An (China).
Ubed kini perlu menjaga konsistensi permainan dan memulihkan kondisi fisik setelah menjalani laga semifinal yang berlangsung tiga gim.
Partai final akan menjadi ujian berikutnya bagi Zaki untuk mengubah pencapaian semifinal menjadi gelar juara.
Perhatian selanjutnya tertuju pada calon lawan yang akan dihadapinya dalam perebutan gelar French Open 2026.***





