JAKARTA, POJOKSATU.id - Putri Kusuma Wardani menunjukkan dominasi saat menghadapi wakil Turki, Neslihan Arin, pada babak 16 besar French Open 2026.

Bertanding di Arena Grand Paris, Kamis (22/10/2026) malam WIB, tunggal putri Indonesia itu menang telak dua gim langsung.

Putri KW, sapaan akrabnya, mengunci kemenangan dengan skor 21-9 dan 21-8 hanya dalam waktu 28 menit.

Hasil tersebut menegaskan efektivitas permainan unggulan kelima itu sekaligus memastikan langkahnya menuju perempat final turnamen bulu tangkis berhadiah total USD 950 ribu (Rp17,1 miliar) ini.

Putri KW kini memiliki peluang melanjutkan perjuangan setelah melewati babak kedua dengan kemenangan meyakinkan tanpa kehilangan satu gim pun.

Putri KW Tak Beri Kesempatan Arin Berkembang

Sejak gim pertama, Putri KW mampu mengambil kendali permainan dan meninggalkan Arin dengan selisih angka yang cukup jauh.

Skor 21-9 menjadi gambaran dominasi wakil Indonesia dalam mengatasi perlawanan pemain Turki tersebut pada gim pembuka.

Memasuki gim kedua, Putri KW kembali tampil efektif dan tidak membiarkan lawannya mengembangkan permainan secara maksimal.

Ia menutup gim kedua dengan skor 21-8, sekaligus mengakhiri pertandingan dalam waktu relatif singkat, yakni 28 menit.

Kemenangan dua gim langsung tersebut membuat Putri KW dapat menghemat tenaga untuk menghadapi persaingan yang diperkirakan semakin berat pada babak berikutnya.

Tantangan Lebih Berat Menanti di Perempat Final

Pada babak perempat final, Jumat (23/10/2026), Putri KW akan menghadapi pemenang duel antara Hina Akechi dari Jepang dan unggulan kedua asal China, Wang Zhi Yi.

Jika Wang Zhi Yi yang melaju, Putri KW berpotensi menghadapi ujian serius melawan pemain unggulan yang memiliki ambisi besar di turnamen BWF Super 750 ini.

Namun, siapa pun lawannya, Putri KW perlu menjaga konsistensi permainan dan memaksimalkan momentum kemenangan di babak 16 besar.

Kemenangan telak atas Arin menjadi modal positif bagi wakil Indonesia tersebut untuk memburu tiket semifinal French Open 2026.

Kini, perhatian tertuju pada calon lawannya sebelum Putri KW kembali berjuang menjaga asa Indonesia di sektor tunggal putri.***