JAKARTA, POJOKSATU.id - Michael Carrick menghadapi tekanan terbesar sejak menangani Manchester United setelah kekalahan dari Chelsea memperpanjang krisis timnya.
Namun, pelatih asal Inggris itu menegaskan tidak berencana mengundurkan diri menjelang pertandingan penting melawan AS Roma.
Manchester United takluk 0-2 saat bertandang ke Stamford Bridge, Sabtu (31/10/2026).
Hasil tersebut membuat Setan Merah melewati sembilan pertandingan beruntun tanpa kemenangan di seluruh kompetisi.
Situasi semakin mengkhawatirkan karena United hanya mengumpulkan tujuh poin dari sembilan pertandingan Premier League.
Mereka bahkan terancam mengakhiri akhir pekan di zona degradasi jika pesaing di bawahnya meraih hasil positif.
Carrick mengaku kecewa dengan kekalahan tersebut, tetapi tidak ingin menyalahkan Lisandro Martinez secara terbuka.
Bek Argentina itu menerima kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran terhadap bek Chelsea, Wesley Fofana.
Menariknya, Carrick mengaku tidak menyaksikan langsung insiden yang membuat Martinez diusir wasit.
Dia juga menggeleng ketika ditanya apakah merasa dikecewakan oleh tindakan pemainnya tersebut.
Carrick Tak Berniat Mundur
Di tengah spekulasi pemecatan, Carrick mengisyaratkan masih ingin melanjutkan pekerjaannya.
Dia tidak memperkirakan bakal langsung diberhentikan sebelum pertandingan melawan Roma.
"Saya tidak melihat insiden kartu merah itu," menjadi salah satu penjelasan Carrick setelah pertandingan, sebagaimana diberitakan Express.
Carrick juga menyoroti emosi yang menyelimuti tim setelah kembali gagal mendapatkan kemenangan.
Dia mengakui klub sebesar Manchester United seharusnya mampu memberikan hasil lebih baik kepada pendukungnya.
"Para pendukung telah mengeluarkan banyak usaha dan membayar banyak uang untuk menyaksikan kami bermain," ujar Carrick.
Laga Roma Menjadi Ujian Berikutnya
Manchester United kini menghadapi tekanan menjelang pertandingan Liga Champions melawan AS Roma pada pertengahan pekan.
Kekalahan berikutnya berpotensi memperbesar krisis sekaligus meningkatkan desakan terhadap manajemen klub.
Mantan penyerang United, Dion Dublin, bahkan mengkritik sikap sejumlah pemain yang dinilainya tidak menunjukkan perjuangan maksimal.
Menurutnya, suporter berhak mendapatkan kejujuran dan komitmen lebih besar dari para pemain.
Meski demikian, manajemen United disebut masih memberikan dukungan kepada Carrick.
Belum ada keputusan resmi mengenai masa depan mantan gelandang Manchester United itu setelah kekalahan di Stamford Bridge.***





