JAKARTA, POJOKSATU.id, Kabar duka datang dari ajang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah (Porprov Jateng) 2026.
Atlet pencak silat asal Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinata, berusia 19 tahun, dilaporkan meninggal dunia ketika menjalani perawatan di rumah sakit.
Kabar meninggalnya Ayudiah dikonfirmasi oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah, Sudjarwanto, di Semarang pada Rabu, 28 Oktober 2026.
Sebelum meninggal dunia, Ayudiah diketahui sempat mengalami cedera berupa patah jari tengah ketika mengikuti pertandingan pencak silat pada Senin, 26 Oktober 2026.
"Almarhumah dirawat di rumah sakit setelah mengalami patah jari tengah saat bertanding pada Senin," kata Sudjarwanto.
Setelah mengalami cedera tersebut, Ayudiah dilarikan ke RS Primaya Semarang untuk mendapatkan penanganan medis.
Rumah sakit tersebut diketahui berada tidak jauh dari lokasi pertandingan Porprov Jateng 2026.
Atlet yang bertanding di kelas A dengan rentang berat badan 45-50 kilogram itu kemudian menjalani operasi pada Selasa, 27 Oktober 2026.
Namun, Ayudiah dikabarkan meninggal dunia pada Rabu pagi saat masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Direktur RS Primaya Semarang, Aditya Nugraha, menjelaskan bahwa petugas rumah sakit pertama kali mengetahui kondisi pasien ketika hendak membangunkannya sekitar pukul 05.30 WIB.
"Saat akan dibangunkan, pasien dalam kondisi tidak sadar, tidak bernapas, tidak ada denyut jantung," ujar Aditya.
Hingga kini, penyebab pasti meninggalnya atlet muda tersebut masih belum dapat dipastikan.
Pihak rumah sakit juga belum menyampaikan kesimpulan mengenai faktor yang menyebabkan kematian Ayudiah.
Aditya menegaskan bahwa tindakan operasi terhadap pasien telah dilaksanakan sesuai dengan prosedur medis yang berlaku.
Menurutnya, operasi yang dijalani Ayudiah bukan termasuk operasi mayor atau operasi besar.
Setelah tindakan selesai, pasien juga dilaporkan sempat sadar sebelum dipindahkan ke kamar untuk menjalani perawatan lanjutan.
Selain itu, berdasarkan keterangan yang disampaikan pasien sebelumnya, Ayudiah mengaku tidak mempunyai alergi obat maupun riwayat penyakit bawaan.
Meski demikian, tim dokter belum bisa memastikan penyebab kematian atlet pencak silat putri tersebut.
Peristiwa ini menjadi kabar duka bagi dunia olahraga Jawa Tengah, khususnya cabang pencak silat, di tengah berlangsungnya kompetisi Porprov Jateng 2026.
Penyebab meninggalnya Ayudiah masih menunggu kepastian dari pihak medis.***






