POJOKSATU.id, BANDUNG - Wali Kota Bandung Yana Mulyana apresiasi gerak cepat petugas kebersihan yang membersihkan jalanan dari sampah sisa perayaan malam tahun baru.
"Saya apresiasi karena petugas gercep, jadi tidak ada sampah menumpuk pasca malam tahun baru," ujar Yana Senin (2/1/2023).
Salah seorang petugas kebersihan, Deni, menyatakan ia bersama 4 rekannya mulai bekerja sejak Minggu pagi sampai sore.
"Jadwal pagi ini kita semua mulai gerak pukul 05.30 WIB," jelas Deni, ditemui di sekitar Gasibu.
Deni mengungkap, tumpukan sampah di kawasan tersebut sudah cukup banyak berkurang.
"Tadi cuma sapu track dan daun-daun saja. Kalau sampah sudah bersih tadi malam. Tapi ini kami bersih-bersih bisa sampai dua jam. Kalau tadi malam sampai tiga jam," ungkapnya.
BACA: Atasi Masalah Sampah, Pemkot Bandung Resmikan Insinerator Pembakar Sampah Ramah Lingkungan
Sementara di Alun-alun Kota Bandung, terlihat sejumlah petugas juga sedang membersihkan kawasan sekitar masjid dan alu-alun.
Salah satunya Fadil yang ditugaskan bersama 7 rekannya.
"Di alun-alun ada delapan orang petugas penyapu. Biasanya kalau hari biasa itu 16 orang. Tapi karena tahun baru, jadi kita dibagi dua sif," kata Fadil.
Ia mulai membersihkan titik alun-alun sejak pukul 05.00 WIB. Meski sudah membersihkan selama dua jam, tapi masih ada beberapa titik lagi yang belum selesai dibereskan.
"Biasanya lebih dari tiga jam. Kalau mulai pukul 05.00 WIB, bisa beres pukul 08.00 WIB lebih," ucapnya.
Meski sudah ada tim penyapu malam, tapi ia mengakui jika volume sampah di alun-alun masih tetap banyak.
BACA: Jelang Pergantian Tahun, Wali Kota Bandung Ajak ASN Muhasabah Bersama
Apalagi di masa liburan dan akhir pekan seperti ini, sampah akan ada lagi meski sudah dibersihkan.
"Tadi kita sudah angkut sampah pakai satu motor sumosa (motor sampah roda tiga). Ini mau diangkut lagi, tapi sebenarnya belum beres. Di sana sudah dibersihkan, tapi pasti sudah ada sampah baru lagi," akunya.
Tak hanya petugas penyapu, tim pengawas pun mendampingi sejak malam hingga pagi.
Seperti Lufti, Pengawas UPTD Pengelolaan Sampah yang menuturkan, sampah pada pergantian tahun ini jumlahnya lebih banyak dibandingkan tahun lalu.
"Kalau dilihat, volumenya lebih banyak tahun ini. Bisa jadi karena tahun lalu kan masih berlaku PPKM ya dan cukup ketat," tutur Lufti.
Selain petugas DLHK, Tim Gober Balonggede pun turun membersihkan sampah malam tahun baru.
BACA: Pemkot Bandung Pastikan Tetap Bangun Sejumlah Kolam Retensi pada 2023
Sri Murni, salah satu petugas Gober Balonggede memaparkan, timnya berjumlah 14 orang sudah turun sejak pukul 05.00 WIB.
"Kita akan bersih-bersih sampai pukul 09.00 WIB setelah itu ke kantor lagi untuk apel," kata Sri.
Sudah tiga karung sampah ia dan rekan-rekannya kumpulkan. Menurutnya, sampah pagi ini tak sebanyak tadi malam.
"Mungkin karena hujan ya. Jadi tidak banyak juga yang keluar lagi pagi-pagi. Lumayan tidak terlalu banyak jadinya," ungkapnya.
Ia berharap, masyarakat Kota Bandung bisa menjaga kebersihan.
Tak hanya itu, fasilitas kebersihan seperti tempat sampah yang sudah disediakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung pun jangan sampai dirusak atau dihilangkan.
"Kita butuh tempat sampah. Sebenarnya Pemkot Bandung sudah sediakan, tapi sering hilang. Jadinya warga buang sampah sembarangan."
"Para pedagang juga sering buang sampah di gorong-gorong. Padahal tim Gober sudah susah payah bersihkan itu semua," imbuhnya. (Arief/pojoksatu)




