POJOKSATU.id - Meutya Hafid kini menjadi sorotan publik sebagai calon Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) dalam kabinet Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Penunjukan ini semakin diperkuat setelah Menteri Komunikasi dan Informatika sebelumnya, Budi Arie Setiadi, mengonfirmasi bahwa ia tidak akan melanjutkan jabatannya di kabinet baru.

Sebagai Ketua Komisi I DPR, Meutya Hafid hadir di kediaman Prabowo di Kertanegara IV, Jakarta Selatan, pada Senin (14/10/2024), bersama para calon menteri lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, Meutya menyatakan, "Datang diskusi sedikit terkait tugas-tugas yang memang sudah menjadi bidang saya. Beliau mengajak untuk memperkuat tim beliau, bidang saya pokoknya."

Baca Juga: Wajah Baru Menteri, Profil Satryo Soemantri Brodjonegoro, Pernah Jadi Dirjen Dikti, Kini Ditunjuk Jadi Menteri Pendidikan Tinggi di Kabinet Prabowo

Meutya lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 3 Mei 1978. Ia adalah anak dari pasangan Anwar Hafid dan Metty Hafid.

Meski lahir di Kota Kembang, ia menghabiskan masa kecilnya di Jakarta setelah keluarganya pindah ke sana pada tahun 1980-an.

Meutya menyelesaikan pendidikan dasarnya di SD Menteng 02, dilanjutkan ke SMPN 1 Jakarta, dan SMAN 8 Jakarta. Ia kemudian melanjutkan pendidikan ke luar negeri di Crescent Girl School, Singapura, sebelum meraih gelar di bidang teknik dari UNSW Sydney, Australia.

Baca Juga: Wajah Baru Menteri, Profil Yassierli, Calon Menteri Riset di Kabinet Prabowo Gibran

Kariernya dimulai sebagai jurnalis di Metro TV, di mana ia mendapatkan pengalaman yang membentuk karier politiknya.

Pada tahun 2005, saat meliput pemilu di Irak, ia mengalami penculikan oleh kelompok bersenjata yang menyandera dirinya dan rekan kameranya selama tiga hari.

Pengalaman ini memberinya ketenaran di dunia media. Ia kemudian menulis buku berjudul "168 Jam dalam Sandera: Memoar Jurnalis Indonesia yang Disandera di Irak" pada tahun 2007.

Setelah lebih dari tujuh tahun berkarir di jurnalistik, Meutya terjun ke dunia politik dengan bergabung ke Partai Golkar.

Baca Juga: Wajah Baru Menteri, Profil Nasaruddin Umar, Menteri Agama dalam Kabinet Prabowo

Pada tahun 2010, ia dilantik menjadi anggota DPR antar waktu menggantikan Burhanudin Napitupulu yang meninggal dunia.

Meutya kemudian dipindahkan ke Komisi I DPR yang membidangi Pertahanan, Luar Negeri, Komunikasi, dan Informasi, area yang sangat relevan dengan latar belakang jurnalistiknya.

Setelah berhasil terpilih kembali sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sumatera Utara untuk periode 2014-2019, Meutya terus memperkuat posisinya dalam politik.

Baca Juga: Wajah Baru Menteri, Melambung sebagai mantan Bupati Batang, Wihaji Diposisikan Jadi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga

Kehadirannya di Komisi I dan kontribusinya dalam berbagai isu strategis di bidang komunikasi membuatnya dianggap layak untuk mengisi posisi Menkominfo.

Dengan pengalaman luas di bidang media dan politik, serta rekam jejaknya yang kuat, Meutya Hafid diharapkan mampu membawa perubahan positif dalam pengelolaan komunikasi dan informatika di Indonesia jika terpilih sebagai menteri.***


#Ikuti aplikasi berita [Pojok Satu] di Play Store dan App Store: [Android] dan [iOS] untuk mendapatkan informasi terbaru.