POJOKSATU.id - Menjelang pelantikan kabinet, Prabowo Subianto mengadakan pertemuan penting dengan sejumlah calon menteri di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Senin, 14 Oktober 2024.

Langkah ini menjadi sinyal bahwa susunan menteri segera lengkap terbentuk.

Salah satu sosok yang turut hadir dalam pertemuan tersebut adalah Nusron Wahid, politisi Golkar dan mantan Ketua Pansus Haji DPR.

Usai pertemuan, Nusron menjelaskan bahwa dirinya diajak berdiskusi oleh Prabowo.

Baca Juga: Wajah Baru Menteri, Fadli Zon, Sosok Lama yang Sudah Dikenal, Jadi Menteri Kebudayaan di Kabinet Prabowo

"Ya, diajak diskusi sama beliau. Ditanya kesehatan, sehat. Ditanya meminta apakah bersedia membantu kami, ya gitu aja," ujar Nusron, tanpa menjelaskan secara rinci posisi yang mungkin akan ia emban.

Namun, ia menegaskan kesiapannya untuk mengabdi jika diminta. "Insyaallah kalau dimintai bantuan, negara membutuhkan adanya pengabdian, namanya kader ya harus menyatakan siap," tambahnya.

Baca Juga: Wajah Baru Menteri, Inilah Sosok Yandri Susanto, Calon Kuat Menteri Desa dalam Kabinet Prabowo

Profil Singkat

Nusron Wahid lahir di Kudus pada 12 Oktober 1973 dan merupakan kader Partai Golongan Karya (Golkar).

Ia memiliki latar belakang pendidikan yang beragam, mulai dari MI Miftahutthalibin Mejobo, MTs Qudsiyyah Kauman Menara, hingga SMA NU Al-Ma'ruf Kudus.

Baca Juga: Wajah Baru Menteri, Profil Natalius Pigai, Lantang Menyuarakan Hak Asasi Manusia, Posisi Apa yang Diemban?

Nusron kemudian melanjutkan studi S-1 di Universitas Indonesia dengan jurusan ilmu sejarah dan memperoleh gelar S-2 dalam bidang ilmu ekonomi dari Institut Pertanian Bogor (IPB University).

Karier politik Nusron dimulai sebagai anggota DPR RI yang mewakili daerah pemilihan II Jawa Tengah selama dua periode, yakni dari 2004 hingga 2019.

Baca Juga: Wajah Baru Menteri, Sosok Sugiono, Digadang-gadang Jadi Calon Menteri Luar Negeri, Anak Ideologis Prabowo Subianto yang Pernah Berkarier di Militer

Ia aktif dalam berbagai organisasi, termasuk menjabat sebagai ketua umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) dari tahun 2000 hingga 2003 dan ketua umum Gerakan Pemuda Ansor dari 2010 hingga 2015.

Selain itu, ia juga pernah menjadi kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) antara 2014 dan 2019.

Baca Juga: Wajah Baru Menteri, Profil Prasetyo Hadi, Kader Partai Gerindra yang Jadi Calon Menteri Sekretariat Negara

Selain pengalaman politik dan organisasi, Nusron saat ini memegang peran sebagai komisaris di beberapa perusahaan, seperti PT CBN dan PT Palima Timada.

Keterlibatannya dalam dunia bisnis menunjukkan kemampuannya untuk mengelola berbagai aspek di luar politik, termasuk ekonomi dan kewirausahaan. ***


#Ikuti aplikasi berita [Pojok Satu] di Play Store dan App Store: [Android] dan [iOS] untuk mendapatkan informasi terbaru.