POJOKSATU.ID - Kabar duka datang dari lingkungan SKK Migas.
Vice President (VP) Sekretaris SKK Migas, Hudi Dananjoyo Suryodipuro, meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas pada Selasa dini hari, 9 Desember 2025, di Jakarta. Dilansir dari Kumparan.com
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 06.20 WIB di Jalan Jenderal Sudirman arah utara, tepat di depan Halte Transjakarta Karet Sudirman.
Baca Juga: BANGGA! Praktek Baik Penyelenggaraan PKW Platinum 2025 di Kota Tegal!
Menurut keterangan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, Hudi diketahui tengah bersepeda seorang diri di jalur yang kerap digunakan pesepeda pada pagi hari.
Ketika melintas di lokasi, ia diduga menabrak bagian belakang bus listrik Transjakarta yang sedang berhenti untuk menaikkan dan menurunkan penumpang.
Benturan keras tidak dapat dihindari. Hudi mengalami luka berat di bagian kepala dan tubuh akibat hantaman langsung ke bodi belakang bus.
Baca Juga: Terjawab! Ini Alasan PPPK Lebih Diminati daripada CPNS 2026, Nomor 2 Mengejutkan!
Petugas dan warga yang berada di sekitar lokasi berupaya memberikan pertolongan awal, namun nyawanya tidak terselamatkan. Hudi dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
Tak lama kemudian, jenazah langsung dievakuasi ke RSCM Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pihak keluarga yang menerima kabar duka tersebut segera menuju rumah sakit.
Rencananya, almarhum akan disemayamkan di rumah duka di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, sebelum dimakamkan pada hari yang sama atau keesokan harinya sesuai keputusan keluarga.
Hudi Dananjoyo dikenal luas sebagai pejabat yang aktif, profesional, serta memiliki minat besar pada kegiatan olahraga, termasuk bersepeda.
Kecelakaan ini menjadi pukulan berat bagi rekan kerja dan kolega di SKK Migas yang selama ini mengenalnya sebagai pribadi disiplin dan berdedikasi.
Pihak kepolisian menyampaikan bahwa penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan kronologi lengkap kejadian.
Baca Juga: Chanee Bongkar Dosa Lama Kemenhut! 9 Tahun Dighosting dan Dilarang Ungkap Fakta Hutan Gundul
Termasuk pengecekan CCTV Transjakarta dan rekaman pengawas jalan untuk mengetahui kecepatan sepeda, posisi bus, hingga potensi faktor teknis lain seperti kondisi jalan dan pencahayaan.
Meski bus listrik Transjakarta sedang dalam posisi berhenti melayani penumpang, polisi menegaskan bahwa seluruh unsur tetap diperiksa.
Kecelakaan ini kembali membuka diskusi publik mengenai keselamatan pesepeda di jalur protokol ibu kota.
Baca Juga: Pelaku Bom SMAN 72 Kelapa Gading Sudah 3 Kali Diperiksa, Ibunya F Satu Kali, Bagaimana Hasilnya
Sejumlah komunitas sepeda menyampaikan belasungkawa dan berharap agar evaluasi keselamatan di jalur Sudirman Thamrin kembali diperketat.
Termasuk kejelasan ruang sepeda ketika berdekatan dengan halte dan kendaraan umum.
Di internal SKK Migas, suasana duka menyelimuti kantor. Berbagai pesan belasungkawa mengalir dari rekan sejawat dan mitra industri migas.
Baca Juga: Pesepeda Tabrak Transjakarta di Sudirman, Pejabat SKK Migas Hudi Dananjoyo Suryodipuro Tutup Usia
Hudi dinilai sebagai sosok yang berkomitmen tinggi terhadap transparansi dan komunikasi kelembagaan.
Hingga berita ini ditayangkan, SKK Migas belum merilis pernyataan resmi, namun sejumlah pejabat dikabarkan telah menuju rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir.***




