POJOKSATU.id - Polemik insentif program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp6 juta per hari kembali memanas.
Di tengah kritik yang belum mereda, muncul video viral seorang wanita yang justru membela para mitra dapur.
Dalam video yang beredar luas di media sosial itu, wanita tersebut menyoroti cara pandang publik yang dinilai terlalu sederhana melihat angka Rp6 juta.
Baca Juga: WFH Hari Jumat Dinilai Rawan Disalahartikan, DPR Soroti Potensi Libur Terselubung
Ia menegaskan, angka itu bukan keuntungan bersih karena ada modal besar yang harus dikeluarkan di awal.
Menurutnya untuk membangun dapur MBG, pelaku usaha bisa menghabiskan dana hingga miliaran rupiah.
Bahkan ada yang harus menjual aset, meminjam ke bank, hingga mengorbankan tabungan pribadi demi bisa bergabung dalam program tersebut.
Baca Juga: Sungai Kutanegara Diduga Tercemar, Satgas Citarum Harum Amankan Sampel Limbah
Ia juga menekankan bahwa proses balik modal tidak instan. Dengan skema yang ada, keuntungan disebut membutuhkan waktu panjang dan penuh perhitungan.
“Kalau memang terlihat mudah, silakan coba sendiri, tapi siap dengan modal besar,” sindirnya dalam video tersebut.
Lebih jauh, ia menilai wajar jika pelaku usaha mencari keuntungan. Baginya, tidak mungkin seseorang mengambil risiko besar tanpa harapan imbal hasil.
Namun di sisi lain, pernyataan itu memicu perdebatan baru. Sejumlah netizen pun geram dengan ucapan wanita tersebut
Sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa MBG bukanlah lahan bisnis.
Program ini disebut murni bertujuan sosial untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak, sesuai arahan Presiden Prabowo.
Perbedaan sudut pandang inilah yang membuat polemik MBG terus bergulir di ruang publik.***




