POJOKSATU.id – Jagat media sosial dihebohkan dengan video dan kabar dugaan penghadangan disertai pengeroyokan terhadap seorang sopir di wilayah Boyolali.
Dikutip Pojoksatu.id dari instagram @jpradarkudus peristiwa itu disebut terjadi di Jalan Waduk Cengklik saat korban hendak pulang usai dari rumah sakit di Solo.
Berdasarkan informasi yang beredar, mobil yang dikemudikan korban tiba-tiba dihentikan oleh sejumlah orang yang diduga sebagai debt collector.
Situasi berubah tegang ketika sopir disebut mengalami tindakan kekerasan hingga upaya pengambilan kunci kendaraan secara paksa.
Momen paling menyita perhatian publik adalah ketika seorang perempuan lanjut usia, yang diketahui ibu korban, histeris di lokasi.
Dikutip Pojoksatu.id instagram @reset.feeds Perempuan sekitar 70 tahun itu berteriak meminta pertolongan sambil berusaha mempertahankan kunci mobil agar tidak dibawa.
Sebelum keributan membesar, sopir sempat meminta agar persoalan diselesaikan secara baik-baik.
Ia menawarkan penyelesaian melalui Polsek terdekat atau secara kekeluargaan di rumah. Namun permintaan tersebut disebut tak direspons.
Kericuhan di tepi jalan itu akhirnya menarik perhatian warga sekitar.
Ketika situasi semakin ramai, pihak yang diduga melakukan penghadangan dilaporkan meninggalkan lokasi.
Baca Juga: Tingkatkan Kompetensi SDM Pertanian, Kementan Berikan Materi Ngonten Cerdas sebagai Strategi Digital
Mobil korban pun tidak jadi dibawa.
Setelah kondisi mereda, sopir bersama ibunya melanjutkan perjalanan pulang.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian terkait peristiwa tersebut.
Kasus ini memicu perdebatan di media sosial, terutama soal batas kewenangan penagihan kendaraan di jalan raya dan keamanan masyarakat saat berkendara.***




