POJOKSATU.id – Tiga pekan pencarian tanpa hasil akhirnya terjawab dengan kabar memilukan.
Pendaki asal Colomadu Karanganyar Yazid Ahmad Firdaus, yang dilaporkan hilang sejak 18 Januari 2026 di kawasan Bukit Mongkrang.
Akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di area Bukit Mitis Selasa 10/2/2026.
Baca Juga: Bocoran Rekrutmen BUMN 2026, Formasi Favorit Ini Tak Hanya Tersedia di Jakarta
Lokasi penemuan berada di titik ekstrem yang selama proses pencarian disebut tidak tersentuh tim SAR.
Hal itu dikarenakan medannya yang terjal dan pepohonan yang sangat rapat.
Penemuan ini sekaligus menjawab teka-teki panjang yang membuat keluarga dan publik penasaran.
Baca Juga: Bocoran Rekrutmen BUMN 2026, Formasi Favorit Ini Tak Hanya Tersedia di Jakarta
Tim gabungan Basarnas, BPBD, TNI, Polri, hingga relawan lintas daerah menyisir Bukit Mongkrang dengan drone, K-9, dan teknik vertical rescue.
Namun tidak satu pun jejak mengarah ke keberadaan Yazid.
Bahkan operasi SAR sempat dihentikan setelah pencarian dinilai tidak menemukan titik terang.
Baca Juga: Bocoran Rekrutmen BUMN 2026, Formasi Favorit Ini Tak Hanya Tersedia di Jakarta
Kabar mengejutkan justru datang dari tim relawan Wanadri Bandung, yang tengah melakukan penyisiran lanjutan secara mandiri di jalur barat bukit.
Dari arah Tapak Nogo mereka melihat sosok tubuh tergeletak di lereng curam.
Setelah diperiksa ciri-ciri pakaian dan peralatan yang dikenakan mirip dengan identitas Yazid.
Salah satu relawan menyampaikan keterangan awal yang kemudian dibenarkan pihak BPBD Karanganyar.
"Informasi yang kami terima, kemungkinan besar memang Yazid Ahmad Firdaus. Namun, kondisinya sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," jelasnya, dikutip Pojoksatu.id dari Jawapos 10/2/2026.
Baca Juga: Universitas Binawan Targetkan Jadi Kampus Unggulan Berdaya Saing Global 2028
Butuh waktu beberapa jam hingga jenazah berhasil dibawa turun dan dievakuasi ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga kini belum ada kesimpulan resmi mengenai bagaimana Yazid bisa berada jauh dari jalur pendakian utama.
Kabar penemuan ini menutup pencarian Yazid sekaligus menjadi pengingat betapa tingginya risiko pendakian.
Baca Juga: Bocoran Rekrutmen BUMN 2026, Formasi Favorit Ini Tak Hanya Tersedia di Jakarta
Bahkan di area yang katanya ramah dan aman pemula.***




