POJOKSATU.id - Heboh di jagat maya! Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tiba-tiba meluncurkan sebuah lomba yang langsung menyedot perhatian Gen Z se-Indonesia.

Bukan sekadar lomba biasa, hadiah yang ditawarkan bikin banyak orang terbelalak.

Jalan-jalan ke New York untuk para pemenang yang berhasil menyodorkan solusi nyata mengatasi dua masalah klasik Jakarta macet dan sampah.

Baca Juga: BRI Konsisten Ciptakan Nilai bagi Negara dan Pemegang Saham, Bagikan Dividen Interim Tahun Buku 2025

Informasi ini pertama kali mencuat saat Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Menghadiri Peluncuran Pelatihan Gig Economy bagi Gen Z sekaligus Soft Launching AI Innovation Challenge di Jakarta, Kamis (18/12/2025).

Acara itu juga dihadiri oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, sehingga momentum tersebut langsung menjadi sorotan.

Baca Juga: Target Tercapai, 24.457 Lulusan Perguruan Tinggi Lolos Magang Nasional Batch III, Tahun 2026 Bakal Dibuka Batch IV

Di atas panggung, Pramono melempar pengumuman yang langsung memantik euforia:

“Lombanya adalah solusi mengatasi sampah atau solusi mengatasi kemacetan, sebagai kota global. Pokoknya para Gen ini untuk Gen Z, ya,”

ujarnya dikutip pojoksatu.id dari instagram kuatbacacom.

Baca Juga: Viral Stafsus Presiden Disemprot 'Asal Bacot' soal Helikopter 24 Jam Untuk Bantuan Bencana Sumatera, Netizen Langsung Heboh!

Tak berhenti sampai di situ, ia juga menyebutkan bahwa lomba ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan 500 tahun Jakarta.

Pemerintah ingin mengajak anak muda terlibat aktif dalam merancang masa depan kota, bukan hanya menjadi penonton.

“Kami akan memberikan hadiah yang menarik  Apakah melihat Beijing, New York, dan sebagainya, kami fasilitasi untuk itu,” tambah Pramono, membuat suasana acara semakin riuh.

Kata kunci “Gen Z hadiah New York” langsung naik jadi trending.

Banyak netizen tak menyangka bahwa ide untuk menyelesaikan masalah macet dan sampah dua persoalan yang sudah menahun diubah.

Baca Juga: BRI Konsisten Ciptakan Nilai bagi Negara dan Pemegang Saham, Bagikan Dividen Interim Tahun Buku 2025

Menjadi sebuah kompetisi kreatif yang menghadiahkan perjalanan ke luar negeri.

Namun seperti biasa, viral tak selalu berarti satu suara. Reaksi publik pun terbelah.

Sebagian Gen Z mengaku super antusias. Mereka merasa akhirnya pemerintah membuka ruang nyata bagi kreativitas dan perspektif baru anak muda.

Baca Juga: Viral Stafsus Presiden Disemprot 'Asal Bacot' soal Helikopter 24 Jam Untuk Bantuan Bencana Sumatera, Netizen Langsung Heboh!

Banyak yang mulai membagikan ide-ide liar dan menarik, dari teknologi pemilah sampah otomatis hingga aplikasi pengatur arus lalu lintas berbasis kecerdasan buatan.

Di sisi lain, tak sedikit juga yang mempertanyakan langkah ini.

Ada yang menyoroti bahwa seharusnya solusi atas masalah besar kota seperti sampah dan kemacetan bukan dilemparkan sebagai lomba.

Baca Juga: Target Tercapai, 24.457 Lulusan Perguruan Tinggi Lolos Magang Nasional Batch III, Tahun 2026 Bakal Dibuka Batch IV

Melainkan merupakan tanggung jawab penuh pemerintah.

Beberapa komentar pedas muncul, menyinggung bahwa lomba ini bisa dianggap sebagai cara “mengalihkan” tugas pemerintah kepada masyarakat.

Meski begitu, gelombang ketertarikan tetap jauh lebih besar.

Banyak Gen Z yang justru melihat ini sebagai tantangan sekaligus peluang kesempatan membawa gagasan mereka ke panggung yang lebih besar.

Bahkan mungkin dilirik oleh pemerintah untuk diterapkan.

Antusiasme ini tidak hanya terasa di media sosial.

Baca Juga: BRI Konsisten Ciptakan Nilai bagi Negara dan Pemegang Saham, Bagikan Dividen Interim Tahun Buku 2025

Komunitas teknologi, mahasiswa teknik dan desain, hingga kelompok pemerhati lingkungan mulai membicarakan potensi kolaborasi.

Sebagian kampus bahkan berencana mengadakan sesi brainstorming khusus untuk mempersiapkan ide peserta.

Lomba ini pun berubah menjadi simbol baru bahwa masa depan kota tidak lagi hanya dibicarakan oleh pejabat atau akademisi senior.

Baca Juga: Viral Stafsus Presiden Disemprot 'Asal Bacot' soal Helikopter 24 Jam Untuk Bantuan Bencana Sumatera, Netizen Langsung Heboh!

Tetapi juga oleh generasi muda yang hidup setiap hari menghadapi dampak macet dan menumpuknya sampah.

Yang jelas, terlepas dari pro dan kontra, satu hal pasti Jakarta sedang bersiap memasuki babak baru, dan Gen Z kini berada di garis depan perubahan.***