POJOKSATU.id - Suasana jelang berbuka di Padang Lawas Utara mendadak berubah panas pada Selasa sore, 24 Februari 2026.

Sebuah video yang memperlihatkan penertiban pedagang takjil viral di media sosial setelah memperlihatkan momen ketika adu argumen memuncak hingga sang pedagang membuang dagangannya sendiri.

Dalam rekaman singkat itu, petugas tampak datang untuk melakukan penataan di area yang sering dipadati pedagang musiman.

Baca Juga: Ramadhan Fair XX Kota Medan Siapkan 150 Tenan Gratis, UMKM Dapat Panggung Ekonomi

Pada awalnya situasi terlihat biasa saja, pedagang masih berada di lapak kendaraan berlalu-lalang seperti hari-hari sebelumnya.

Namun ketegangan mulai terasa ketika percakapan antara petugas dan pedagang berubah menjadi adu mulut.

Nada suara naik, gestur tangan mengeras, dan suasana mulai tidak terkendali.

Baca Juga: Ramadhan Fair XX Kota Medan Siapkan 150 Tenan Gratis, UMKM Dapat Panggung Ekonomi

Belum ada penjelasan resmi soal pemicu utama perdebatan tersebut.

Namun dugaan sementara, pedagang keberatan bila dagangan maupun meja jualannya dibawa petugas selama proses penertiban.

Kemudian pedagang itu justru melakukan tindakan tak terduga.

Baca Juga: FKUB Tegaskan SE Daging Nonhalal Bukan Pelarangan, Ajak Warga Medan Tetap Damai

Makanan takjil yang semula tertata rapi untuk pembeli, dilempar dan ditumpahkan ke jalan.

Video itu menyebar cepat di berbagai platform, mengundang komentar pro dan kontra.

Ada yang menilai penataan lokasi berdagang memang diperlukan demi ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

Namun banyak pula yang menilai pendekatan kepada pedagang kecil seharusnya lebih manusiawi, termasuk menyediakan solusi tempat berdagang yang aman.

Hingga kini belum ada penjelasan dari pihak berwenang mengenai kronologi lengkap maupun tindak lanjut setelah insiden terjadi.

Baca Juga: Ramadhan Fair XX Kota Medan Siapkan 150 Tenan Gratis, UMKM Dapat Panggung Ekonomi

Yang jelas, video tersebut sudah lebih dulu memicu perdebatan publik yang masih bergulir di dunia maya.***