POJOKSATU.ID - Insiden kecelakaan lalu lintas terjadi dalam rangkaian kunjungan Gubernur Kalimantan Timur.

Salah satu mobil yang tergabung dalam rombongan dilaporkan terjatuh dari jembatan di Kilometer 36 HTI (PT AAU), tepatnya di wilayah Kecamatan Kenohan dan Kembang Janggut, pada Selasa sekitar pukul 11.00 WIB.

Berdasarkan informasi awal dari lokasi kejadian, kendaraan tersebut mengalami kecelakaan saat melintas di atas jembatan.

Baca Juga: Bupati Karawang Aep Syaepuloh Terima Dua Tanda Kehormatan dari Presiden RI

Mobil diduga kehilangan kendali sebelum akhirnya tergelincir dan jatuh dari badan jembatan.

Meski insiden berlangsung cukup menegangkan, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Seluruh penumpang yang berada di dalam kendaraan dilaporkan dalam kondisi selamat.

Baca Juga: LSI Denny JA Ungkap Mayoritas Publik Tolak Pilkada oleh DPRD, Terutama Pemilih Lulusan SD

Mereka berhasil dievakuasi sesaat setelah kejadian dan langsung mendapat pemeriksaan untuk memastikan tidak mengalami luka serius.

Informasi sementara menyebutkan, kecelakaan diduga dipicu oleh jarak pandang pengemudi yang terbatas.

Debu tebal yang berasal dari kendaraan lain dalam konvoi diduga menutupi pandangan saat mobil melintasi jembatan, sehingga pengemudi kehilangan kontrol atas kendaraan.

Baca Juga: Honorer Non Database Dipastikan Tak Dirumahkan, Kepastian Gaji Masih Tunggu Regulasi Pemerintah Daerah

“Pandangan terbatas karena debu dari kendaraan konvoi di depan,” tulis akun Instagram @kaltimfolks, Selasa 6 Januari 2026, seperti dikutip pojoksatu.id.

Setelah kejadian, aparat keamanan dan petugas terkait langsung bergerak cepat mengamankan lokasi.

Proses penanganan kendaraan yang terlibat kecelakaan segera dilakukan agar tidak mengganggu arus lalu lintas di jalur tersebut.

Baca Juga: Honorer Non Database BKN Masih Bisa Paruh Waktu? Ini Celah Kebijakan yang Wajib Guru Ketahui di 2026

Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian dilaporkan telah terkendali.

Arus kendaraan yang sempat terganggu berangsur normal setelah proses evakuasi dan pengamanan dilakukan oleh petugas.

Pihak berwenang masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Baca Juga: Heboh! Terobos Macet Demi Presiden, Bupati Karawang Tinggalkan Mobil Dinas dan Naik Motor ke lokasi panen raya

Pemeriksaan meliputi kondisi kendaraan, situasi jalan dan jembatan, serta faktor lingkungan yang berpotensi memengaruhi keselamatan berkendara.

Insiden ini menjadi perhatian publik mengingat melibatkan rombongan pejabat daerah.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan dalam perjalanan konvoi, terutama di jalur-jalur dengan kondisi medan yang menantang.

Baca Juga: Anggaran Pendidikan Disorot Guru, Gaji Sopir dan Koki MBG Layak Dibayar, Guru Honorer Masih Terabaikan

Masyarakat yang melintas di jalur tersebut diimbau untuk tetap berhati-hati, khususnya saat kondisi berdebu dan terdapat iring-iringan kendaraan konvoi.

Pengendara diminta menjaga jarak aman, mengurangi kecepatan, dan meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jembatan maupun jalan sempit.

Pihak terkait juga diharapkan melakukan evaluasi terhadap prosedur pengawalan dan keselamatan konvoi agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.***