POJOKSATU.id, MAGETAN— Sebuah foto viral di media sosial dimana enam santriwati menenteng senjata laras panjang. Ternyata belakangan diketahui kalau foto itu berada di Magetan, Jawa Timur.
Enam santriwati itu disebut merupakan santri di Ponpes Baitul Qur'an, Magetan. Mereka menenteng senjata laras panjang saat kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Dalam foto itu tampak enam santri perempuan mengenakan jilbab atau atasan biru dengan bawahan rok panjang biru dan baju kaos warna merah.
Baca Juga: Baru 172.904 Jemaah Haji Tiba di Tanah Air, Sekitar 50.000 Orang Lagi Masih di Arab Saudi
Selain menenteng senjata laras panjang yang belakangan disebut air softgun, keenam santriwati juga mengenakan rompi mirip antipeluru.
Keenam santri itu berfoto dengan latar belakang area persawahan.
Dalam keterangan di sejumlah media sosial, lokasi foto disebut berada di sebuah pondok pesantren (ponpes) di kawasan Magetan Jawa Timur.
Baca Juga: Ini Pernyataan Lengkap Presiden Jokowi Tanggapi Penetapan Tersangka Marsekal Madya Henri
Sementara itu Kapolres Magetan AKBP Muhammad Ridwan kepada wartawan, Sabtu (29/7/2023) menerangkan bahwa senjata laras panjang yang ditenteng enam santri itu merupakan airsoft gun.
"Senjata yang dibawa jenis airsoft gun," kata Kapolres.
Terkait izin dari pihak terkait, setelah ditelusuri polisi, ternyata airsoft gun yang dibawa santriwati itu tak memiliki izin.
Baca Juga: Naik Sepeda
"Belum ada izin,” kata AKBP Muhammad Ridwan.
“Dan kita tahunya setelah viral di medsos," lanjutnya lagi seperti dilansir detikcom.
Menurut AKBP Ridwan, santriwati tersebut berasal dari kelas 7 dan 10 dari salah satu ponpes di Magetan.
Ridwan menambahkan pihaknya telah melakukan klarifikasi ke ponpes tersebut.
Baca Juga: Dave dan Teguh Pastikan Tidak Ada Munaslub Golkar, Tegak Lurus Dengan Keputusan Organisasi
Sebab, foto santriwati membawa senjata laras panjang dan rompi antipeluru itu beredar viral di media sosial dan dinilai meresahkan masyarakat.***




