POJOKSATU.ID- Aksi tak terpuji, Ketua Komisi III DPRD Gorontalo Utara, Dheninda Chaerunnisa, dianggap mencibir massa aksi yang tengah berorasi di depan kantor DPRD setempat.
Dalam video yang tersebar di media sosial, Dheninda tampak menunjukkan ekspresi wajah dan gerak tubuh yang dinilai sebagian warganet seperti mengejek para orator.
Namun akhirnya ia pun memberikan klarifikasi,dirinya menegaskan tidak ada niat untuk bersikap meremehkan.
“Saya bukan bermaksud mencibir para orator,” ujar Dheninda seperti dikutip (15/10/2025).
Baca Juga: PPG Calon Guru 2025: Cek Syarat, Biaya, Tahapan Seleksi serta Tata Cara Pendaftaran
Menurut Dheninda, ekspresi tubuhnya saat itu bukan ditujukan kepada massa, melainkan bagian dari komunikasi nonverbal dengan salah seorang karyawan orang tuanya.
“Saya sedang berkomunikasi melalui ekspresi wajah dengan gestur tubuh kepada karyawan orang tua,” jelasnya.
Namun klarifikasi tersebut justru memancing reaksi keras dari publik.
Salah satunya datang dari pegiat media sosial, Jhon Sitorus, yang menilai pernyataan itu tidak menunjukkan sikap rendah hati seorang wakil rakyat.
“Mbak, kalau rakyat lagi ngomong, makanya fokus,” ujar Jhon di trheads (15/10/2025).
Dikatakan Jhon, sebagai wakil rakyat, Dheninda seharusnya memberikan perhatian penuh kepada masyarakat yang sedang menyampaikan aspirasi.
“Dengerin, mereka itu cuma minta waktu anda sedikit aja untuk mendengarkan aspirasi mereka," Jhon menuturkan.
"Apa susahnya sih? Jangan pas kampanye anda datang menyembah mereka demi mengemis suara mereka,” tambahnya.
Jhon juga menyinggung gestur Dheninda yang dianggap menunjukkan sikap meremehkan.
“Lalu ketika anda duduk di kursi DPR, anda seolah meremehkan suara mereka lewat gestur anda sendiri. Makanya, jangan celinga-celinguk dengan alasan karyawan orang tua,” sesalnya.
Kata Jhon, sebagai pejabat publik, Dheninda perlu memahami bahwa rakyat adalah pemilik kedaulatan, dan anggota DPR hanyalah pelaksana amanah mereka.
“Karena sejatinya, karyawan di sana adalah anda sendiri. Dan tuannya adalah rakyat yang sedang berorasi itu. Jangan dibalik-balik logikanya,” tegas Jhon.
“Lain kali coba deh, belajar attitude yang lebih bagus lagi. Kalau masih labil, jangan jadi anggota DPR, malu-maluin,” kuncinya.***



