POJOKSATU.id, ACEH— Seorang bayi yang berada dalam gendongan ibunya hampir saja hanyut beserta ibunya saat menyeberang di penyeberangan darurat di Desa Linge, Kecamatan Linge, Aceh Tengah.

Video ini viral di media sosial dan diunggah pertama kali oleh akun Instagram @keber_gayo, Kamis (1/12).

“Masyarakat Linge setiap hari harus menghadapi ancaman keselamatan dirinya demi untuk bertahan hidup,” ujar akun @keber_gayo.

Akun ini juga menambahkan bahwa ada bayi yang hampir hanyut saat penyeberangan dilakukan.

Baca Juga: Anggaran Rp1,7 Miliar Disiapkan Pemprov NTB untuk 518 Honorer yang Diberhentikan

“Ini kenyataan yang mereka hadapi setiap harinya. Ya Allah ada bayi yang hampir hanyut terbawa arus,” ujar akun ini lagi.

Dalam video terlihat ada tiga perempuan yang menaiki rakit darurat, salah satunya menggendong bayi. Sementara di dekat mereka ada sepeda motor yang mau diseberangkan.

Saat itu, sungai terlihat masih keruh dan situasi aliran sungai yang sangat deras.

Ketika rakit didorong ke tengah sungai yang menggunakan tali sling, tiba-tiba saja salah satu bagian rakit ini rusak dan pecah menyebabkan barang-barang bawaan terbawa arus sungai.

Baca Juga: Gubernur Sulteng Tegaskan Tak Ada PHK! Ribuan Honorer Diangkat PPPK Paruh Waktu

Sementara ibu yang menggendong bayi hampir terjatuh ke tengah sungai. Beruntung ditarik pria yang berada di atas rakit.

Beberapa pria yang membantu penyeberangan langsung melakukan pengejaran atas tas-tas warga yang hanyut itu.

Kejadian Rabu 2025

Sejumlah warga dan relawan turut mengabadikan peristiwa genting ini hingga beredar luas di media sosial.

Kejadian ini memperlihatkan beratnya perjuangan warga di enam desa yakni Desa Linge, Jamat, Delung Sekinel, Kuteni Reje dan Reje Payung, ketika hendak menyeberang.

“Ya Allah, ada bayi yang hampir hanyut terbawa arus,” tulis netizen dalam video tersebut.

Seorang warga setempat, Sertalia, mengatakan, peristiwa dalam video itu terjadi pada Rabu (31/12/2025) dan merupakan kondisi yang hampir setiap hari dialami warga.

Desa Linge berada di Kecamatan Linge Aceh Tengah. Linge merupakan kecamatan terluas di Aceh Tengah. Kurang lebih setengah wilayah Aceh Tengah adalah Kecamatan Linge.

Rakit darurat ini dibuat warga untuk menyeberangi sungai setelah jembatan Kala Ili sebagai penghubung utama terputus akibat bencana alam pada 26 November 2025 lalu.***