POJOKSATU.ID – Memperlihatkan adu argumen antara pedagang takjil dan petugas penertiban di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) viral di media sosial, Selasa (24/2/2026).
Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang pedagang takjil terlibat perdebatan dengan sejumlah petugas yang datang untuk melakukan penertiban di lokasi tersebut.
Situasi yang awalnya hanya berupa teguran berubah memanas ketika pedagang tersebut meluapkan emosinya.
Baca Juga: Rencana Impor 105 Ribu Pick Up Tuai Polemik, Dirut Agrinas Buka Suara Soal Permintaan Penundaan
Peristiwa itu disebut terjadi di salah satu titik keramaian tempat para pedagang menjajakan takjil menjelang waktu berbuka puasa.
Saat petugas mencoba menata dan menertibkan area berjualan, pedagang tersebut tampak tidak terima dan mempertanyakan tindakan yang dilakukan.
Ketegangan pun tak terhindarkan. Dalam video, pedagang itu terlihat membuang dagangannya sendiri ke tanah sebagai bentuk kekecewaan dan protes atas penertiban yang dilakukan.
Baca Juga: Jaksa Agung Ingatkan Jaksa Jaga Marwah, Waspada Serangan Balik Koruptor yang Bisa Guncang Institusi
Warga sekitar yang berada di lokasi tampak menyaksikan kejadian tersebut.
Aksi pedagang takjil di Paluta itu sontak memicu beragam reaksi dari masyarakat.
Sebagian warganet menyayangkan tindakan emosional yang dilakukan pedagang, sementara yang lain menilai penertiban perlu dilakukan dengan pendekatan persuasif agar tidak menimbulkan konflik di lapangan.
Baca Juga: Hari Ini Pendaftaran Mudik Gratis DKI Jakarta 2026 Kluster atau Tahap 2 Dibuka!
Isu penataan lokasi berjualan, khususnya saat Ramadan, memang kerap menjadi sorotan.
Di satu sisi, pedagang menggantungkan penghasilan dari momen musiman tersebut.
Namun di sisi lain, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab menjaga ketertiban umum dan kelancaran lalu lintas.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai insiden tersebut.
Belum diketahui pula apakah akan ada mediasi atau tindak lanjut atas kejadian yang viral tersebut.
Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya komunikasi yang baik antara petugas dan pedagang dalam proses penertiban.
Pendekatan yang humanis dinilai dapat meminimalisir gesekan di lapangan, terutama saat situasi ekonomi masyarakat sedang tidak mudah.
Video pedagang takjil buang dagangan saat penertiban di Paluta tersebut masih menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Baca Juga: Massa Demo Polda DIY Buntut Tewasnya Siswa MTsN Kota Tual di Tangan Brimob Bripda Mesias Siahaya
Banyak pihak berharap ada solusi yang adil agar pedagang tetap bisa mencari nafkah tanpa mengabaikan aturan ketertiban umum.***




