POJOKSATU.id - Harlah ke-78 Muslimat NU (Nahdlatul Ulama) dipastikan digelar di GBK (Gelora Bung Karno) pada Sabtu 20 Januari 2024.

Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa memastikan, harlah tersebut dihadiri tidak kurang dari 150 ribu Muslimat NU dari seluruh Indonesia dan luar negeri.

Selain itu juga akan dihadiri warga NU, ANSOR, Fatayat NU, PERGUNU, dan elemen banom, lajnah dan lembaga NU lainnya.

"Ini agenda kita bersama. Mari, kita barsama sama menyukseskan dengan hadir dan kita niatkan doa bersama untuk kemaslahatan bangsa dan negara yang kita cintai ini," kata Khofifah dalam keterangannya dikutip Pojoksatu.id, Jumat (19/1/2024).

Baca Juga: Khofifah Diminta Tak Gunakan Atribut NU Sebagai Kepentingan Politik Praktis untuk Memenangkan Prabowo-Gibran

Khififah menyatakan, 34 pengurus wilayah dan 534 pengurus cabang seluruh Indonesia siap menghijaukan GBK dengan 2995 armada bus dengan total 150 ribu.

"Ditambah dari Muslimat NU Cabang Istimewa di luar negeri seperti Malaysia, Hongkong, Taiwan, Tiongkok, Jerman, Saudi Arabia, Mesir, Inggris,” ujar dia.

Kegiatan utama dalam Harlah ke-78 Muslimat NU tersebut meliputi dzikir, doa, dan shalawat, serta tadarus Al-Quran dengan target khataman sebanyak 2024 kali sesuai tahun sekarang, 2024.

Sekaligus menunjukkan kesatuan Muslimat NU mendukung nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan.

Baca Juga: Cak Imin Kena Slepet Khofifah, Pasca Sebut Ragukan Ke-NU-an Masyarakat yang Tak Pilih Amin

Kegiatan ini juga bakal dihadiri Presiden Joko Widodo, ulama dan tokoh NU diantaranya pimpinan Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU dan para pengurus.

Sebagai informasi, Khofifah dan cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebelumnya terlibat saling sindir.

Cak Imin menyatakan meragukan ke-NU-an Khofifah lantaran bergabung dengan pasangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.

Menurut Cak Imin, sebagai warga NU, semestinya mendukung pasangan AMIN.

Sementara, Khofifah membalas bahwa NU yang dianutnya adalah NU aliran Gus Dur, bukan NU aliran Cak Imin.

"Saya menjadi bagian dari Assabiqunal Awwalun, kelompok pertama lahirnya PKB saya ada disitu," kata Khofifah.***