POJOKSATU.ID – Ledakan dahsyat mengguncang Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Minggu sore (1/3/2026) sekitar pukul 17.15 WIB.

Sebuah rumah warga dilaporkan hancur porak poranda setelah terjadi ledakan yang diduga berasal dari bahan mercon.

Dentuman keras terdengar hingga puluhan kilometer dan membuat warga sekitar panik.

Baca Juga: Iran Sambut Positif Tawaran Prabowo Jadi Mediator, di Tengah Ancaman Eskalasi Konflik

Sejumlah warga berhamburan keluar rumah karena mengira terjadi gempa atau ledakan besar lainnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tragis tersebut menelan satu korban jiwa dan dua orang lainnya mengalami luka serius.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Rifa Kurnia Putra (15). Remaja tersebut tewas di lokasi kejadian akibat luka parah di bagian perut.

Baca Juga: Tembakkan Empat Rudal Balistik, Iran Sasar Kapal Induk USS Abraham Lincoln di Laut Arab Dekat Oman

Sementara itu, dua korban lainnya mengalami luka bakar berat. Ahmat Fato’ani (19) dilaporkan menderita luka bakar hingga 90 persen dan dalam kondisi kritis.

Sedangkan Hindar Agusta (23) mengalami luka bakar sekitar 16 persen dan mendapatkan perawatan intensif.

Saksi mata di lokasi kejadian menyebut ledakan terjadi secara tiba-tiba disertai asap tebal yang membumbung tinggi dari dalam rumah.

Baca Juga: Daftar Daerah yang Sudah Cairkan TPG 100 Persen untuk THR dan Gaji ke-13, Guru di Wilayah Lain Perlu Tahu Skemanya

Tak lama kemudian terdengar suara tangisan dan teriakan minta tolong dari dalam bangunan yang telah rusak berat.

Akibat ledakan tersebut, bangunan rumah mengalami kerusakan parah. Dinding jebol, atap runtuh, dan material bangunan berserakan hingga ke halaman dan jalan sekitar lokasi kejadian.

Aparat dari Polres Ponorogo segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga.

Garis polisi langsung dipasang untuk mengamankan tempat kejadian perkara dan mencegah warga mendekat.

Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Imam Mujali menyatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait asal-usul bahan peledak dan aktivitas para korban sebelum ledakan terjadi.

Baca Juga: Presiden Prabowo Segera Umumkan THR 2026? Ini Update Terbaru untuk Guru Sertifikasi dan Non Sertifikasi

“Kami masih melakukan pendalaman terkait sumber bahan peledak dan aktivitas yang dilakukan sebelum peristiwa ini terjadi,” ujar AKP Imam Mujali, dikutip dari instagram @fakta.indo.

Polisi juga mengumpulkan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Hingga kini, aparat belum menyimpulkan secara pasti penyebab ledakan tersebut.

Baca Juga: Guru Sertifikasi Bertanya, Apakah TPG Masuk Komponen THR 2026? Ini Penjelasan yang Harus Ditunggu dalam PP dan PMK Resmi

Peristiwa ini menjadi perhatian serius masyarakat setempat, terutama menjelang momen tertentu di mana penggunaan petasan atau mercon kerap meningkat.

Aparat mengimbau masyarakat agar tidak menyimpan atau meracik bahan peledak secara sembarangan karena berisiko tinggi terhadap keselamatan jiwa.

Kasus ledakan di Ponorogo ini masih dalam proses penyelidikan. Polisi memastikan akan mengusut tuntas penyebab kejadian demi mencegah peristiwa serupa terulang kembali.***