POJOKSATU.ID – Kasus mengenaskan yang menyeret anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) belum lama ini kembali terjadi.
Dalam hal ini, salah satu anggota TNI di Nusa Tenggara Timur (NTT) Pratu Andi Tambaru dinyatakan tewas mengenaskan.
Yang mana, dirinya ditemukan tidak bernyawa usai melakukan aksi bunuh diri di sebuah pohon kawasan NTT.
Usut punya usut, Andi Tamaru yang ditemukan tewas ini ternyata sempat curhat perihal biaya mahar pernikahannya.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform Facebook milik Jenny Elistiana Tubulau.
Dalam uggahannya, Andi dikonfirmasi sempat berkeluh kesah dengan kerabatnya sebelum dirinya ditemukan tewas tergantung.
“AT sempat menceritakan masalah asmaranya kepada rekannya pada Sabtu (11/1/2025),” jelas dikutip.
“Sekira pukul 22.50 WITA. Saat itu, AT curhat terkait ketidaksanggupannya melunasi mahar itu,” lanjutnya.
Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 161/Wira Sakti Kupang, Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes.
Nunes menuturkan bahwa anggotanya ditemukan tewas mengenaskan lantaran akibat perbuatannya sendiri.
“Ya korban adalah anggota kami. Tidak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuhnya. Murni gantung diri,” jelasnya.
Nunes juga menjelaskan bahwa korban bertindak amoral diduga terkait permasalahan hubungan percintaannya.
Baca Juga: Diet Tanpa Kelaparan: Berikut Rekomendasi Buah yang Cocok untuk Program Diet Anda
Yang mana, korban merasa terbebani lantaran pihak keluarga sang kekasih menuntutnya dengan mahar pernikahan sebesar Rp250 juta.
Hal ini diungkapkan Nunes dikarenakan korban sempat curhat ke teman seperjuangannya terkait hubungan asmaranya.
“Motif sementara seperti itu ya, karena permasalahan asmara dengan pacarnya,” ucap Danrem Brigjen TNI.
“Di mana tuntutan orang tua pacar agar menyiapkan mahar Rp250 juta sebelum menikah,” lanjutnya. ***



