POJOKSATU.id - Foto-foto Linda teman Vina Cirebon yang selama ini disebarluaskan netizen melalui media sosial ternyata salah dan ngawur.
Dalam banyak narasi dan foto yang tersebar di media sosial, Linda yang kerasukan arwah Vina Cirebon itu digambarkan sebagai sosok yang memiliki rambut panjang.
Pada foto-foto yang beredar selama ini, terlihat sosok perempuan yang disebut sebagai Linda itu kerap mengenakan pakaian yang sedikit terbuka.
Salah satu ciri yang disebut oleh netizen maha benar adalah adanya tato di tangan Linda.
Tato tersebut terletak tepanya pada punggung tangan kanan.
Ciri lain adalah tubuh Linda dalam foto yang disebarluaskan terlihat lebih sintal dan berkulit putih.
Namun faktanya, Linda yang asli ternyata tidak seperti yang digambarkan oleh netizen yang disebut memiliki kemampuan intelejen melebihi FBI.
Faktanya, Linda yang juga muncul dalam film Vina: Sebelum 7 Hari itu terlihat mengenakan hijab.
Momen itu sebagaimana terlihat pada video yang viral dimana merekam Linda yang asli tengah kerasukan arwah Vina Cirebon.
Saat kerasukan itu, Vina melalui Linda mengungkap fakta baru. Termasuk munculnya nama Mel Mel.
Gaya dan penampilan yang sama juga ditunjukkan Linda yang asli saat memenuhi panggilan pemeriksaan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Barat di Mapolres Cirebon Kota.
Pada Senin 27 Mei 2024 malam itu, Linda yang asli juga mengenakan hijab. Tubuh Linda juga tidak sintal sebagaimana foto yang beredar.
Sebaliknya tubuh Linda ternyata lebih kurus dan berkulit sawo matang.
Sedangkan ciri tato di tangan pun tidak ada, sebagaimana foto yang disebarluaskan.
Tidak Ada Tato di Tangan
Saat mendatangi Mapolres Cirebon Kota, Linda tidak sendiri. Ia ditemani ibu, suami, kerabat dan tim pengacara Hotman Paris 911.
Tim hukum Hotman Paris 911, Putri Maya Rumanti pun langsung meluruskan kesalahan hasil 'penyelidikan' netizen salama ini.
"Selama ini kan masyarakat bertanya-tanya, yang mana sih Linda. Yang ada tato (di tangan), yang ini, yang itu," ujar Putri kepada wartawan.
Putri lantas menegaskan bahwa Linda yang asli bukanlah yang beredar dan disebarkan melalui media sosial selama ini.
"Linda yang tersebar di medsos itu bukan yang dimaksud. Linda ini tidak memiliki tato di tangannya. Inilah Linda asli yang mengalami kerasukan almarhum Vina," ungkap Putri yang mendampingi Linda.
Dalam kesempatan itu, Putri juga meminta Linda untuk menunjukkan kedua tangan Linda.
Baca Juga: Akhirnya Linda Muncul ke Permukaan, Lagi-lagi Kesurupan Almarhumah Vina, Beberkan Bukti-bukti Baru
"Mana, boba tunjukin," ucap Putri yang langsung disambut Linda dengan mengangkat dan menyingsingkan kedua lengan bajunya di hadapan wartawan.
"Tuh, nggak ada tato ya," sambung Putri.
Putri juga menjelaskan bahwa Linda bukan sahabat Vina Cirebon yang memiliki hubungan sangat dekat seperti yang digambarkan selama ini.
"Bukan sahabat dekat, hanya kenal," terang dia.
Putri menerangkan, pertemuan Linda dan Vina ini terjadi karena saat itu Linda memiliki pacar yang merupakan teman dari almarhum Eki.
"Saat itu Linda mempunyai pacar juga anak motor, jadi pacarnya Linda berteman sama almarhum Eki," beber dia.
Sementara, dalam pemeriksaan, Linda dicecar lebih dari 30 pertanyaan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Jabar.
Pemeriksaan Linda sebagai saksi itu dilakukan secara maraton selama lebih kurang 4 jam lamanya.
"Ada 30 lebih pertanyaan dari penyidik, ya seputar biodata, kemudian kenalnya dimana, kenal sejak kapan, begitu aja sih, normatif saja," katanya.
Putri berharap, pemeriksaan ini bisa menyadarkan masyarakat agar dapat lebih memahami situasi yang sebenarnya dan menghentikan spekulasi dan asumsi liar yang tidak berdasar.
Selama ini, netizen yang merasa punya daya inlejensi tinggi, kerap mengandalkan ilmu 'gathuk' untuk melontarkan berbagai asumsi dan tudingan.
Otak-atik gathuk adalah istilah di masyarakat Jawa yang menghubung-hubungkan 2 atau lebih hal yang berbeda untuk menghasilan konklusi.
Hal inilah yang kemudian memunculkan asumsi liar dan tudingan tidak mendasar dan sulit dibuktikan secara ilmiah.
Bukan Sahabat Vina Cirebon
Dalam kesempatani itu, Linda juga membantah merupakan sahabat dekat Vina Cirebon. Dia juga sama sekali tidak mengenal Pegi Setiawan atau Pegi alias Perong.
"Saat kejadian pembunuhan itu terjadi saya sedang ada di rumah," tegas dia.
Linda juga menegaskan bahwa cerita soal dirinya dalam film Vine: Sebelum 7 Hari tidak sepenuhnya benar.
"Saya tidak pernah dikasih tahu dan tidak terlibat dalam pembuatan film itu," ucap dia.
"Cerita di film itu bahwa saya sahabat si Vina itu tidak benar. Saya hanya teman biasa saja," ujarnya.
Terkait pemenuhan panggilan dan pemeriksaan dirinya, Linda menyatakan tidak mendapat paksaan atau tekanan dari pihak manapun.
Sebaliknya, itu ia lakukan karena dirinya memang sudah waktunya muncul dan memberikan keterangan yang sebenarnya.
"Karena sudah saatnya saya muncul," terang dia.
Kepada wartawan, Linda juga berharap kasus Vina Cirebon bis secepatnya dituntaskan dengan sebenar-benarnya.
Dia tidak ingin kasus ini semakin berlarut-larut karena hanya akan membuat sejumlah pihak ikut terseret dan jadi sasaran bully.
Baca Juga: Polda Jabar Bantah Soal Keterlibatan Anak Pejabat di Kasus Pembunuhan Vina dan Eky
Termasuk dirinya yang selama ini jadi sasaran bully, asumsi liar dan tudingan tidak mendasar.
"Kasian banyak yang salah sasaran dan kena bully dari Netizen termasuk saya," tandas Linda.***




