POJOKSATU.ID- Terjadi lagi, Tempat Penitipan Anak (TPA) Daycare di Jalan Kaharudin Nasution, Kota Pekanbaru, diduga melakukan penyiksaan dan penganiayaan terhadap anak.
Hal ini terungkap setelah viral di media sosial tepatnya di instagram yang di unggah oleh akun Phy_loshopy.
Dalam video yang diunggah, terlihat seorang pengasuh melilit kaki anak asuhnya yang duduk di baby chair dengan lakban bening dan menyumpal mulut korban dengan plastik.
Tidak hanya itu, diduga anak tersebut bahkan tidak diberi makan agar tidak BAB, karena merepotkan pengasuh.
Baca Juga: Dari Benci jadi Cinta, Mengulik 18 Tahun Perjalanan Rumah Tangga Andre Taulany dan Erin
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra, mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima laporan itu pada 31 Mei 2024 lalu.
"Seorang ibu bernama Aya Sofia (41) melaporkan dugaan kekerasan yang menimpa anaknya yang masih berusia 3 tahun di sebuah tempat penitipan anak di Pekanbaru," ujar Kompol Bery, Kamis, 8 Agustus 2024.
Berdasarkan keterangan akun tersebut, pihaknya sudah melapor ke lembaga perlindungan anak, tapi sampai saat ini masih aktif.
Sang ayah yang tidak terima dengan kasus penganiayaan ini langsung melapor ke pihak kepolisian. Berharap agar segera dilakukan penanganan agar tidak ada korban selanjutnya.
Baca Juga: Diancam Serangan Teroris, Konser Taylor Swift di Austria Resmi Dibatalkan
"Laporan tersebut diajukan langsung oleh sang Ayah usai melihat video yang menunjukkan perlakuan buruk terhadap anak di penitipan anak Early Steps Learning Center itu," ucapnya.
Dia menambahkan jika, kasus ini bukan hanya sekali dua kali tapi sudah sering dilakukan kepada sejumlah anak.
Pihak Kepolisian langsung bergerak cepat, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) telah melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa para saksi dan mengumpulkan bukti-bukti terkait.
Sebelumnya, tempat penitipan anak Daycare Depok melakukan penganiayaan terhadap batita, berita itu kemudian viral usai CCTV itu tersebar di media sosial***



