JAKARTA, POJOKSATU.id - Simbol perlawanan dari film The Hunger Games mewarnai aksi demonstrasi di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026).

Bertepatan dengan peringatan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, massa mengangkat tiga jari sebagai bentuk kritik terhadap pemerintah.

Gestur tersebut dilakukan dengan mengangkat tangan kanan dan merentangkan jari telunjuk, tengah, serta manis.

Simbol ini dikenal sebagai three-finger salute dalam waralaba film The Hunger Games.

Dalam cerita tersebut, salam tiga jari awalnya merupakan simbol penghormatan masyarakat Distrik 12.

Seiring berkembangnya cerita, gestur itu menjadi lambang solidaritas dan perlawanan terhadap kekuasaan otoriter Capitol yang dipimpin Presiden Snow.

Pesan serupa juga tergambar dalam poster yang dibawa demonstran.

Mereka menggunakan ilustrasi Katniss Everdeen, tokoh utama The Hunger Games, disertai tulisan berbahasa Inggris, di antaranya “The Revolution is About All of Us” dan “If You Think The Government Ever Treat Us Fairly, You Are Lying to Yourself.”

Dalam konteks aksi tersebut, penggunaan simbol budaya populer menjadi medium untuk menyampaikan kritik politik dan menggambarkan aspirasi perubahan.

Lima Tuntutan yang Disuarakan Demonstran

Selain menyampaikan kritik melalui simbol dan poster, massa aksi membawa sejumlah tuntutan terkait persoalan lingkungan, ekonomi, demokrasi, pemberantasan korupsi, dan pendidikan.

Berikut lima tuntutan yang disampaikan dalam demonstrasi tersebut:

1. Menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional, mengadili korporasi yang bertanggung jawab, serta memulihkan ekosistem terdampak.

2. Membenahi tata kelola kebijakan ekonomi untuk mengatasi ketimpangan sosial.

3. Menghentikan penyempitan ruang sipil dan militerisasi.

4. Memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

5. Menurunkan biaya pendidikan serta mewujudkan sistem pendidikan yang berpihak kepada rakyat.

Rangkaian tuntutan tersebut memperlihatkan sejumlah persoalan yang ingin disorot massa dalam momentum dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.

Aksi di Tugu Tani menjadi salah satu bentuk penyampaian aspirasi publik pada peringatan tersebut.

Melalui simbol tiga jari yang identik dengan perlawanan dalam The Hunger Games, demonstran menyuarakan kritik sekaligus mendesak pemerintah memperhatikan berbagai persoalan yang mereka anggap mendesak.