POJOKSATU.ID – Inilah tampang Benyamin Edison Koro Dimu, oknum guru SD di Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Seperti diketahui, nama Benyamin Edison Koro Dimu belum lama ini tengah ramai jadi perhatian publik.

Tidak lain, hal ini terjadi usai dirinya baru saja ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

Baca Juga: Job Fair Unpas 2025 Diserbu Pencari Kerja, Pemkot Bandung Tancap Gas Tekan Pengangguran

Dikarenakan, Benyamin Edison Koro Dimu tersandung kasus tindak asusila berupa pencabulan terhadap puluhan siswa.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform Instagram milik @nttfolks pada Minggu (1/6/2025).

Dalam unggahannya, publik ramai menyoroti kasus pencabulan tersebut yang terjadi di wilayah NTT.

Baca Juga: Menjelajahi Masa Depan ASN dengan ekinerja.langkatkab.go.id/asn

Beberapa di antaranya juga tampak menghujat Benyamin lantaran telah mencoreng nama baik institusi pendidikan.

“Salah satu b pung adi, su trauma abis karna kejadian itu,” cuit akun @beatrix_kadja di kolom komentar.

“Di lain sisi ada, guru yang berjuang ikhlas mengajar walau dengan upah yang sangat2 tidak mencukupi, kenapa harus ada kejadian seperti ini lagi?,” cuit @cabe.keritinggg.

Baca Juga: Masa Depan Tanpa Slot Online: Menemukan Kebahagiaan yang Sejati

“Keluarga tak aman, sekolah tak aman, lingkungan tak aman, kemana lagi anak2 harus berlindung???,” ketik @nyfisorry.

Diketahui, penangkapan ini juga turut dikonfirmasi langsung oleh Kapolres Sabu Raijua AKBP Paulus Naatonis.

Paulus menjelaskan bahwa ditetapkannya Benyamin sebagai tersangka ini usai terbukti melakukan pencabulan.

Baca Juga: Guru SD Usia 60 Tahun di NTT Ini Ternyata Sering Pegang Area Sensitif Siswa Pria dan Wanita di Kelas

Yang mana, oknum guru SD tersebut diketahui mempertontonkan video hubungan suami-istri kepada sejumlah murid.

Tidak hanya itu, Benyamin yang mempertontonkan video syur di dalam ruang kelas itu juga kerap kali meraba para korban.

“Selain mempertontonkan video porno, tersangka juga diketahui meraba bagian terlarang, kelamin dari sejumlah anak yang dia ajak menonton,” jelasnya. ***