POJOKSATU.id, JAKARTA—Alasan Airlangga Hartarto mundur dari Ketum Golkar ternyata alasannya sangat pribadi. Airlangga membicarakan lebih dulu dengan keluarganya yaitu istri, anak-anak dan adik.

Namun terungkap juga fakta Airlangga Hartarto menemui Jokowi sehari sebelum dia mengundurkan diri. Tepatnya Airlangga menemui Jokowi, Jumat siang (9/8) dan esoknya dia mundur atau Sabtu (10/8) dan diumumkan atau videonya menyebar Minggu (11/8).

Airlangga bertemu dengan Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (9/8/2024) sekitar pukul 14.07 WIB hingga pukul 15.49 WIB.

Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tanjung di Kantor DPP Golkar, Minggu malam (11/8) menjelaskan, alasan pengunduran diri Airlangga karena alasan pribadi. Dan sudah disepakati di rapat keluarga.

Baca Juga: Rencananya Gaji PNS Bakal Naik, Tunggu Pidato Presiden 16 Agustus Mendatang

“Jadi alasan yang sangat pribadi. Sebelum kami diundang, itu sudah ada rapat keluarga Pak Airlangga dengan istri tercinta, anak-anak, adik, segala macam. Dan keputusan pengunduran diri itu sudah dirapatkan dan menjadi keputusan keluarga," kata Doli.

Doli menegaskan, Airlangga mundur karena ingin fokus mengawal transisi pemerintahan dari Jokowi-Maruf Amin ke Prabowo-Gibran.

Anggota DPR RI dari Sumut ini juga menampik kabar bahwa Airlangga mundur karena terseret kasus korupsi minyak goreng dan pemberian fasilitas ekspor minyak sawit mentah (CPO) dan produk turunannya tahun 2021 lalu.

Airlangga Bicara dengan Jokowi 2 Jam

Airlangga bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (9/8/2024) sekitar pukul 14.07 WIB. Airlangga baru keluar dari Istana sekitar pukul 15.49 WIB.

Baca Juga: Ini Duduk Masalah Penyebab Airlangga Hartarto Dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Ampera

Airlangga menyatakan, pertemuan itu membahas perkembangan perekonomian terkini.

"Update ekonomi tadi," ujarnya.

Namun Airlangga tidak menanggapi pertanyaan wartawan ketika ditanya kenapa pertemuan dengan Jokowi dilakukan empat mata.

Dia hanya menjawab bahwa dia membahas soal update sejumlah hal terkait perkembangan ekonomi kepada Presiden Jokowi.

Airlangga juga membantah isu Partai Golkar akan menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub). Ia menegaskan, Partai Golkar akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) sesuai jadwal pada Desember 2024.

"Tidak ada, tidak ada (Munaslub). Munas bulan Desember," ujarnya. ***