POJOKSATU.ID- Tak terima namanya di kaitkan di kasus pembunuhan Vina dan Eky, Ketua XTC Kota Cirebon, Alfian, dengan tegas mengatakan bahwa organisasinya tidak terlibat.
Alfian menyesalkan sejumlah komentar di media sosial yang kerap mengaitkan XTC dengan kasus pembunuhan yang terjadi tahun 2016 silam.
Kasus Vina terjadi pada 27 Agustus 2016. Polisi menyebutkan bahwa korban Vina dan Eky dibunuh oleh anggota geng motor di Cirebon.
Baca Juga: Soal Pelat Palsu DPR, Sahroni : Nanti Dia yang Arogan, Kita yang Kena Dampaknya
Namun demikian, Alfian mengungkapkan bahwa, sejak tahun 2012 XTC sudah bertransformasi menjadi Organisasi Kemasyarakat Pemuda (OKP).
“Kita semua dari tahun 2012 kebetulan XTC sudah bertransformasi menjadi OKP, 2014-2015 menjadi ormas. GBR, Konack pun sudah bertransformasi, Moonraker juga sudah menjadi komunitas bermotor yang terdaftar di IMI,” terangnya dikutip radar cirebon.
Alfian juga mengoreksi sebutan geng motor untuk XTC. “Mohon maaf bukan geng motor, tapi kelompok bermotor,” katanya.
Bagi netizen yang selalu mengaitkan kelompok bermotor di Cirebon dengan kasus Vina, Alfian juga menyesalkan hal tersebut.
Baca Juga: Pansus V DPRD Jabar Dorong Pemda untuk Serius Wujudkan Pertanian Organik Lewat Raperda Baru
Menurut dia, selama ini suasana di Cirebon aman dan kondusif. Masing-masing komunitas dan organisasi bermotor di Cirebon sudah saling menjaga dan tidak pernah ada lagi perseteruan.
“Saya sih sangat menyayangkan ya, kepada para netizen yang selalu menggoreng, selalu menuduh sana-sini,” kata Alfian.
“Ya, pesan saya kepada para penonton maupun yang mengikuti kasus ini (kasus Vina Cirebon), mohon bijaklah dalam menggunakan media sosial,” imbuhnya.
Dia menegaskan, bahwa kenyataannya, hubungan organisasi bermotor di Cirebon selama ini tidak pernah bermasalah. Baik-baik saja. Bahkan, kerap nongkrong dan mengadakan kegiatan bersama.
Baca Juga: Tersangka Pemalsuan Pelat Nomor DPR RI Bertambah Jadi Enam Orang, Salah Satunya Pengacara
“Yang perlu kalian ketahui, kenyataannya begini loh. Di sini ada Ketua GBR, ada Ketua Konack, ada Ketua Moonraker. Kalian perlu tahu juga, kita ini nongkrongnya bareng, ngopi bareng,” ungkapnya.
Sebelumnya, Alfian juga mengungkapkan, bahwa Muhammad Eky alias Eky, korban pembunuhan 8 tahun lalu adalah anggota XTC.
Menurut dia, Eky masuk keanggotaan XTC Kabupaten Cirebon. Tercatat sebagai Team 04 Sumber. Sementara itu, menurutnya, Vina bukan anggota XTC.
Alfian juga mengatakan, bahwa 8 terpidana dalam kasus Vina Cirebon serta satu tersangka yang baru ditangkap atas nama Pegi Setiawan bukan bagian dari XTC.
Pernyataan Sikap XTC, Moonrake, GBR dan Konack
Kelompok bermotor di Cirebon membuat pernyataan bersama terkait dengan berkembangnya kasus Vina Cirebon, pertanggal dan hari Kamis 30 Mei 2024
Keempat organisasi tersebut adalah XTC, Moonraker, GBR dan Konack.
Dalam pernyataan yang dibacakan bersama, mereka menegaskan, bahwa kasus pembunuhan Vina dan Eky tidak ada kaitannya dengan organisasi mereka.
Tidak hanya itu, mereka juga mendesak aparat kepolisian untuk menuntaskan proses hukum kasus pembunuhan yang terjadi 8 tahun lalu itu.
“Kami meminta kepada pihak, Bapak Kapolri serta Presiden Republik Indonesia untuk menuntaskan proses hukum kasus Vina Cirebon secara transparan dan profesional,” demikian pernyataan tersebut dibacakan bersama-sama keempat kelompok bermotor tersebut. ***



