POJOKSATU.ID – Belum lama ini fenomena SMK Citra Bangsa Mandiri (CBM) Purwokerto kian menarik perhatian publik.
Seperti diketahui, SMK CBM Purwokerto belakangan ini semakin viral diperbincangkan di media sosial.
Bukan tanpa sebab, hal ini terjadi usai sekolah yang berdomisili di Jawa Tengah itu gelar acara wisuda kelulusan.
Yang mana, dalam acara tersebut dinilai sangat berlebihan lantaran mirip dengan agenda universitas.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X milik @lagihitsid pada Selasa (13/5/2025).
Dalam unggahannya, terlihat jelas fenomena wisuda kelulusan SMK CBM Purwokerto menuai kontroversi di kalangan publik.
Baca Juga: Bela Sang Adik Gegara Podcast Debi Sagita, Fadly Faisal : yang Kena Fuji Lagi, Fuji Lagi
Beberapa di antaranya turut mencecar pihak sekolah lantaran telah menggelar acara wisuda dengan konsep seperti universitas.
Seperti diketahui, dalam acara wisuda itu memperlihatkan jajaran guru menggunakan toga dan gordon layaknya akademisi di kampus.
Yang mana, hal tersebut dinilai sangat sakral untuk diperankan langsung oleh tenaga pendidik di bangku sekolah.
Baca Juga: World Capital Tower Tunjuk Ecocare Cleaning untuk Tingkatkan Standar Kebersihan Gedung
Namun, sebagian publik justru tidak mempermasalahkan fenomena wisuda kelulusan SMK CBM Purwokerto tersebut.
“Sesakral apa emang? Orang mahasiswa sekarang skripsinya banyak beli semua,” ketik @TanamKeindahan.
“Ya biarin aja sih. Kan gak semua dr mereka yg bisa nerusin kuliah. Jd spy skrg tau rasanya wisuda tu kayak apa. Mon maap, ngajarin anak utk berhalusinasi kok bangga,” ketik @puspusmiauww.
“Bagus kok. Tdk ada yg salah. Guru2nya ud mendidik dgn benar. Yg salah itu misalnya diberi wewenang menegakkan hukum tp malah memeras korban dan pelaku kejahatan,” cuitan @HendriJaya2023.
Tidak heran, fenomena tersebut sontak menyeret sang Kepala Sekolah (Kepsek) SMK CBM Purwokerto, Prisillia Mutriara Sari.
Usut punya usut, Prisillia Mutiara Sari yang dituding sebagai pelopor acara wisuda tersebut disinyalir tidak lulus sarjana.
Baca Juga: SPMB 2025 Kota Depok Segera Dibuka! Simak Panduan Lengkap & Daftar 20 SMA Terbaik untuk Referensi
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari laman Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) terkait status Prisillia.
Dalam laman PDDikti, Kepsek CBM Purwokerto ini dinyatakan belum lulus dari program studi Pendidikan Matematika di Universitas Terbuka (UT).
Namun, Prisillia justru menyandang S.Si., yang diketahui merupakan gelar sarjana usai mengambil jurusan Ilmu Sains dan Matematika.
Tidak hanya itu, yang membuat publik kembali bertanya-tanya lagi, yakni terkait administrasi Prisillia dalam mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Tentu, hal ini dinilai janggal oleh kalangan publik terkait keabsahan Prisillia sebagai tenaga pendidik di sekolah.
Terlebih lagi, dirinya memiliki jabatan sebagai Kepsek SMK CBM Purwokerto yang disinyalir berlangsung sejak 2021 silam. ***



