Susul Gempa Awaljon, Akun IG Ibu Iin PPA Pemprov Jambi Langsung Gembok Usai Ketahuan Intimidasi Siswi SMP SFA
POJOKSATU.id - Sosok ibu Iin mendadak mencuat dalam kasus siswi SMP berinisial SFA yang kritik Pemkot Jambi dan Wali Kota Jambi Syarif Fasha.
Itu lantaran ibu Iin disebut malah melakukan intimidasi kepada siswi SMP itu.
Padahal ia diperintah dan diutus secara khusus oleh Menko Polhukam Mahfud MD untuk mendampingi dan melindungi SFA.
Namun ternyata, ibu Iin dari PPA Pemprov Jambi itu malah melakukan intimidasi kepada anak di bawah umur tersebut.
Hal itu membuat ibu Iin menyusul Kabag Hukum Pemkot Jambi Muhammad Gempa Awaljon Putra.
Sebelumnya, Gempa Awaljon langsung gembok akun Instagram pribadinya.
BACA JUGA: Edaann Gila! Utusan Mahfud MD Ibu Iin dari PPA Pemprov Jambi Disuruh Dampingi Malah Intimidasi Siswi SMP SFA
Itu setelah terungkap bahwa dia adalah yang melaporkan SFA ke Polda Jambi.
Laporan itu dilayangkan setelah SFA membuat konten video berisi kritik yang ditujukan kepada Pemkot Jambi dan Wali Kota Jambi.
Perintah Mahfud MD
Lantaran ramai dan viral, Menko Polhukam Mahfud MD pun angkat bicara melalui akun Twitter pribadinya.
Melalui akun Twitter pribadinya, Mahfud MD memastikan akan turun tangan.
Ia memastikan Kemenko Polhukam akan berkoordinasi dengan sejumlah instansi untuk mendampingi SFA.
"Kemenko Polhukam akan berkordinasi dgn Kementerian PPA, Kompolnas, dan Komisi Perlindungan Anak untuk bisa ke Jambi, membantu mendampingi anak ini," tulis Mahfud MD di akun Twitternya, Senin 5 Juni 2023.
BACA JUGA: Ini Komentar Bernada Pelecehan Debi Ceper ke Siswi SMP Kritik Wali Kota, Pantes Ibunya tak Terima
Mahfud juga berjanji pihaknya akan memberikan pendampingan dan perlindungan kepada SFA.
Selain itu, Mahfud juga mengingatkan agar SFA diperlakukan sebagaimana mestinya karena masih anak di bawah umur.
"Dampingi, lindungi, dan jernihkan masalahnya. Perlakukan anak-anak sesuai dengan hukum yang berlaku bagi anak-anak,” tandas Mahfud MD.
Ibu Iin viral
Dugaan intimidasi yang dilakukan ibu Iin kepada siswi SMP berinisial SFA itu diungkap akun Twitter @PartaiSocmed, pada Rabu 7 Juni 2023, sebagaimana dikutip Pojoksatu.id.
Dalam cuitannya, akun yang kerap bongkar-bongkar itu juga men-tag akun Twitter Mahfud MD.
"Izin lapor Pak @mohmahfudmd, mengapa Ibu Iin dari PPA Pemprov Jambi yang kemarin mendampingi Adik SFA malah ikut-ikutan menakut- nakuti?" cuit akun tersebut.
BACA JUGA: Debi Ceper Diperiksa Kasus Lecehkan Siswi SMP, kok Nggak Ngelawak di Polda Jambi Ngab?
Intimdasi dimaksud, yakni Iin mengancam akan mempersulit urusan sekolah SFA jika tidak mau menandatangani surat perdamaian yang disodorkan.
"Jika SFA tidak mau tanda tangan surat perdamaian akan dipersulit urusan surat menyurat dan sekolahnya?" sambungnya.
Cuitan itu pun langsung banjir komentar kecaman dari netizen.
"Kadang sedih ya jajaran pemerintah, seperti kinerja unit PPA ini, orgnya gak ngerti cara mendampingi anak tapi kok masuk bisa lolos masuk ke PPA," tulis @AdeNurulNabila.
"Parah amat nih Pemkot Jambi dan jajarannya. Akibat cuan dari perusahaan Cina Tah," kecam @Raja_Ndablek.
BACA JUGA: Polda Jambi sampai Tercengang Siswi SMP SFA Ternyata Cerdas Sekali dan Luar Biasa, kalau Gempa Awaljon?
"Mana sih yang namanya bu lin? Sekalian di buka aja itu harta kekayaannya..," kata @oldman5252.
"Oww jadi main ancam ya..Ini perlu di kasih pelajaran lah pak.. siapa saja yg bisa mecat tolong di pecattt masih banyak generasi muda yg jujur bermoral membutuhkan pekerjaan..," balas @rosiandika7.
Gembok akun
Setelah ramai dan viral, netizen Indonesia pun langsung gerak cepat sampai akhirnya menemukan akun media sosial ibu Iin dari PPA Pemprov Jambi.
Sejumlah netizen pun mengunggah tangkapan layar akun Instagram ibu Iin.
Dalam tangkapan layar itu, terpampang nama akun tersebut bernama iinasinoprini.
BACA JUGA: Kejaksaan Malu Gempa Awaljon Laporkan Siswi SMP Gegara Kritik Wali Kota Jambi
Sedangkan foto profilnya memampang foto diduga ibu Iin dengan suaminya yang tengah melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci.
Akun tersebut sudah membuat sebanyak 143 unggahan.
Dengan mengikuti sebanyak 1.028 akun serta jumlah pengikut mencapai 613 akun.
Sementara dalam tangkapan layar akun Instagram UPTD PPA Provinsi Jambi, juga ada foto sosok diduga ibu Iin.
Dalam unggahan itu terpampang bahwa nama asli ibu Iin adalah Asi Noprini.
Asi Noprini sendiri merupakan Kepala UPTD PPA Pemprov Jambi.
Diduga, ibu Iin memutuskan gembok akun Instagram karena mengalami nasib serupa dengan Muhammad Gempa Awaljon Putra.
Apa itu? Apalagi kalau bukan serangan netizen Indonesia yang terkenal ganas dan beringas. (Guruh/Pojoksatu)




