POJOKSATU.id, JATENG—Beredar spekulasi di medsos mengenai ketidakjujuran Himawan mengenai lokasi temannya Ali Syafiq (18), pendaki yang tewas di Gunung Slamet Jateng.
Namun spekulasi ini seolah terbantahkan dengan kemunculan video yang memperlihatkan ayah Ali Syafiq menganggap Himawan Choidar Bahran sebagai anak sendiri.
Sambil terisak, ayah Ali, Dhana Dani, mengucapkan kalimat menyentuh hati sambil mengelus punggung Himawan.
Baca Juga: Ali Syafiq Diduga Alami Hipotermia, Posisi Ditemukan Tak Jauh dari Lokasi Temannya Himawan
"Ke depannya karena Mas Himawan ini adalah sahabat Ali, maka kami pun akan menganggap Mas Himawan itu adalah sebagai anak kami sendiri," ujarnya seperti dilihat di video akun Instagram@jejakpendaki, Kamis (15/1/2026).
Ayah Ali juga berpesan kepada Himawan agar jangan sungkan dan malu untuk berkunjung ke rumahnya.
“Jangan sungkan ya Mas Himawan. Jangan malu. Tetap main ke rumah. Dan anggap rumahnya sendiri,” katanya.
Dhana Dani juga menyebut keluarga mereka akan menyayangi Himawan.
"Nanti kami pun dari keluarga Ali akan menyayangi Himawan," kata ayah Ali lagi.
Akun Instagram @jejakpendaki, memberi judul video ini dengan kalimat menyentuh publik. ‘Momen haru! Ayah Syafiq Ridhan Ali Razan kedepannya akan menyayangi Himawan seperti menyayangi anak sendiri’.
Baca Juga: Innalillah, Ali Syafiq Ditemukan Meninggal Dunia di Lereng Gunung Slamet dalam Cuaca Kabut Tebal
Sebelumnya, beredar spekulasi pengguna media sosial mengenai ketidakjujuran posisi Ali Syafiq oleh keterangan Himawan usai dinyatakan hilang di Gunung Slamet.
Setelah ditemukan tim SAR usai 17 hari pencarian, ternyata posisi Ali Syafiq ternyata hanya sekitar 50 meter dari posisi Himawan atau awal pertama keduanya berpisah.
Saat itu, karena Himawan mengalami cedera kaki, Ali Syafiq berinisiatif melakukan pencarian pertolongan. Sejak saat itu dia pun menghilang.
Baca Juga: Daarr, Panggilan Terakhir Ali Syafiq Sebelum Hilang Bak Ditelan Bumi di Gunung Slamet
Diketahui, teman mendaki Ali Syafiq siswa SMAN 5 Magelang yang hilang di Gunung Slamet mulai buka suara terkait kejadian di sana.
Himawan Choidar Bahran, teman mendaki Ali Syafiq, yang akrab disapa Dar ini masih mendengar panggilan terakhir dari kawannya itu sebelum hilang bak ditelan bumi di Gunung Slamet.
Teman Ali Syafiq atau Syafiq Ridhan Ali Razan ini sudah mulai bisa diajak bicara usai dua pekan kejadian yang mereka alami di Gunung Slamet.
“Daarrr…”. Teriakan itu menjadi suara terakhir yang didengar Himawan dari Syafiq Ridhan Ali Razan,” tulis akun Instagram @jejakpendaki dikutip Rabu (14/1).
Pada Senin, 29 Desember 2025 sekitar pukul 08.00 WIB, Himawan mengalami kram pada kaki dan meminta Ali untuk naik mencari bantuan.
Ali Syafiq pun berusaha melanjutkan pendakian, sementara Himawan tertidur karena kondisi fisiknya yang lemah.
Sekitar pukul 10.30 WIB, Himawan terbangun karena Ali tak kunjung kembali. Ia kemudian berusaha menyusul Ali dengan naik kembali ke atas.***




