POJOKSATU.id, BANYUMAS—Sosok Sutrimo penjaga rumah atau Karumga eks Jampidsus Febrie Adriansyah perlahan-lahan mulai terkuak.
Sutrimo ini ternyata dulu tukang bangunan. Namun seiring waktu, dia sering disuruh ngerjain proyek milik Febrie Adriansyah.
Sosok Sutrimo sudah pernah menikah. Namun, pernikahan tersebut berakhir dengan perceraian dan dia tidak memiliki anak.
"Sudah menikah dan sudah bercerai. Kebetulan tidak memiliki anak. Duda," tutur pengacara keluarga Sutrimo, Aan Rohaeni, Senin (10/8).
Menurut Aan, pekerjaan Sutrimo bersama Febrie bermula dari keahliannya sebagai tukang bangunan.
Baca Juga: Hari-hari Terakhir Sutrimo Komunikasi via WA dengan Keluarga, Tak Mengeluh Sakit, Selalu Bahagia
Keluarga mengetahui Sutrimo pernah mengerjakan pembangunan rumah milik Febrie. Setelah pekerjaan tersebut selesai, Sutrimo disebut kemudian dipercaya dan diajak bekerja bersama Febrie.
"Pak Sutrimo itu memang pekerjaan dulunya awalnya adalah tukang. Memang membiayai bangunan dan lain-lain. Setahu keluarga Pak Sutrimo ini ya bangun rumah Pak Febrie," jelasnya.
Setelah itu, Sutrimo disebut mendapat kepercayaan untuk ikut bekerja bersama Febrie
"Lalu karena Pak Febrie cocok, terus diajak kerja ikut Pak Febrie," imbuh Aan.
Dalam kesehariannya, pekerjaan Sutrimo disebut cukup beragam. Tidak hanya mengerjakan pekerjaan tertentu di luar rumah, dia juga disebut kerap mengurus berbagai keperluan rumah milik Febrie.
"Sehari-hari pekerjaan Pak Sutrimo itu macam-macam. Kadangkala disuruh ngerjain proyek. Kalau tidak keluar, ya Pak Sutrimo di rumah ngurusin rumah-rumahnya Pak Febrie," ungkapnya.
Pekerjaan tersebut antara lain memperbaiki berbagai bagian rumah hingga mengurus pembayaran sejumlah kebutuhan rumah tangga.
"Misalnya benerin apa segala macam. Termasuk disuruh bayar listrik, bayar apa. Jadi salah satu kepercayaannya beliau," kata Aan.
Meski Sutrimo telah lama bekerja bersama Febrie, hubungan tersebut ternyata tidak membuat keluarga Sutrimo mengenal Febrie secara langsung.
Aan mengatakan dirinya mengetahui hal itu setelah membaca komunikasi antara Sutrimo dengan adiknya.
Dari percakapan tersebut, diketahui ada anggota keluarga yang pernah datang ke Jakarta saat Sutrimo mengerjakan pembangunan rumah.
Namun, keluarga tidak pernah diperkenalkan secara langsung kepada Febrie.
"Saya tanya pernah nggak dipertemukan sama Pak Febrie? Nggak pernah. Memang tidak ada satu pun yang berkomunikasi langsung dengan Pak Febrie," ujar Aan.
Menurutnya, bagi keluarga di desa, Sutrimo hanya dikenal sebagai orang yang bekerja mengikuti Febrie yang merupakan seorang jaksa.
"Orang desa ya, pokoknya tahunya ikut Pak Febrie, jaksa," katanya.
Aan mengatakan komunikasi antara Febrie dan keluarga Sutrimo juga tidak pernah terjadi. Selama ini, hubungan antara Febrie dan keluarga hanya diketahui melalui Sutrimo.***




