POJOKSATU.ID – Inilah sosok Nur Febri Susanti (38), orang tua siswa SDN Ciledug Barat, Tangerang Selatan, Banten.

Seperti diketahui, nama Nur Febri Susanti tengah ramai jadi sorotan publik di berbagai platform media sosial.

Bukan tanpa sebab, hal ini terjadi usai dirinya baru saja jadi korban tindak pidana berupa pungutan liar (pungli) oleh Kepsek SDN Ciledug Barat, Ira Hoeriah.

Baca Juga: Pengakuan Orang Tua Murid soal Pungli Seragam Sekolah Rp1,1 Juta di SDN Ciledug Barat: Penghasilan Suami Saya Cuma Tukang Parkir

Yang mana, Nur Febri Susanti dimintai bayar uang seragam sekolah untuk anaknya sebesar Rp1,1 juta.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform Facebook milik Lia Azzahra pada Jumat (8/8/2025).

Dalam unggahannya, publik tampak ramai menyoroti kasus dugaan pungli yang melibatkan Kepsek SDN Ciledug Barat.

Baca Juga: BEASISWA Asrama YAPI, Cetak Pemimpin Muda Muslim yang Unggul dan Berkarakter, Pendaftaran Hingga 10 Agustus

Bahkan, beberapa di antaranya turut membandingkan biaya seragam SDN Ciledug Barat dengan sekolah lain.

“Alangkah mahal nya bu, baju anak sekolahku klas 4 SD aja cuma Rp110 satu stel,” cuit @Sutaryono.

“Mahalnya masa masih sekolah SD begitu, hitung saja seandainya harga Rp150 ribu per pasang baju nya tu dgn sepatu baru Rp500 ribu,” ketik @TriYuni.

Baca Juga: Modinity Warehouse Sale 2025 Hadir di ICE BSD, BRI Sajikan Promo Spesial dan Diskon Besar

“Laporkan ke dinas pendidikan itu namanya pemerasan pemerintah SDH melarang sekolah jadi tempat bisnis,” cuit akun @Madya.

Diketahui, kasus ini mencuat usai orang tua murid, yakni Nur membeberkan tindak amoral kepsek tersebut.

Yang mana, hal ini bermula saat Nur sedang mendaftarkan ulang kedua anaknya untuk bersekolah di SDN Ciledug Barat.

Baca Juga: Latihan Soal dan Jawaban STS PJOK Kelas 11 SMA Semester Ganjil, Kupas Habis Materi Kebugaran Jasmani dan Olahraga

Nur mengaku saat sedang mendaftarkan kedua anaknya, dirinya bertemu langsung dengan Kepsek SDN Ciledug Barat.

Berdasarkan informasi dihimpun, kedua anaknya merupakan pindahan dari SDN di kawasan Bintaro, Jakarta.

Namun saat hendak daftar ulang, dirinya dikejutkan dengan nominal iuran seragam yang diberlakukan pihak sekolah melalui Ira.

Baca Juga: FAKTA BAHASA: Anime hingga Wibu, Inilah Kata Serapan dari Bahasa Jepang yang Masuk KBBI

Yang mana, Nur diminta untuk membayar uang seragam sekolah pada masing-masing anaknya sebesar Rp1,1 juta.

Tidak hanya itu, orang tua murid ini juga dimintai untuk mentransfer uang tersebut ke rekening pribadi milik Ira.

“Begitu anak saya diterima, saat daftar ulang saya langsung diminta menyiapkan uang seragam Rp1,1 juta per anak,” jelasnya.

Baca Juga: 170 KK Purwakarta Dapat Rumah Baru, Pemda Gelontorkan Bantuan Kontrak dan Biaya Pindah

“Harus lunas dan ditransfer ke rekening pribadi kepala sekolah,” lanjutnya yang dilansir dari portal Pojoksatu.id. ***

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

Versi Android/ Versi iOS

Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:

Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov